Aher Persilakan Apindo Tempuh Mekanisme Seputar Penolakan UMK Jabar 2013

BEKASI, (PRLM).-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mempersilakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menempuh mekanisme yang berlaku seputar penolakannya terhadap surat keputusan mengenai besar Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2013 di Jabar.

"Silakan saja ikuti prosedur yang ada. Kalau memang keberatan, bisa mengajukan penangguhan. Namun hingga saat ini belum ada yang mengajukan," kata Heryawan di sela kunjungannya di Kota Bekasi, Senin (26/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, Apindo Jabar menolak pemberlakuan UMK tahun 2013 yang disahkan gubernur pekan lalu. Apindo beralasan, mekanisme penetapan UMK banyak yang menyalahi prosedur.

Baik penetapan UMK yang melampaui besar angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) hasil survey, maupun perubahan mendadak yang dilakukan beberapa daerah.

Pemerintah Provinsi Jabar memastikan angka yang ditetapkan tidak dapat dirubah dikarenakan sudah disahkan. Penolakan

Apindo itu disikapi Heryawan dengan santai. Meskipun muncul penolakan, ia tetap optimistis, pelaksanaan pembayaran UMK di lapangan tetap sesuai penetapan.

"Sebab sudah ada tim pengawas yang akan memantau pelaksanaan pembayaran UMK. Jika ada pelanggaran, mereka yang akan segera melapor untuk ditindaklanjuti," katanya.

Demikian pula dengan kemungkinan relokasi dari sejumlah perusahaan asing yang merasa besar UMK yang diberlakukan di daerah industri tahun depan terlalu tinggi.

"Lihat saja nanti. Tapi saya tidak terlalu khawatir," ujarnya. (A-184/A-89)***

Baca Juga

APBN Tidak Cukup, Pemerintah Harapkan Investasi Riil

JAKARTA, (PR).- Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sama sekali tidak cukup mendanai proyek-proyek infrastruktur. Dalam lima tahun, hanya Rp 1.500 trliun APBN yang dapat dipakai untuk infrastruktur sementara dana yang dibutuhkan dalam lima tahun Rp4.900 triliun sampai Rp5.500 triliun.

Gazan Azka Rebut Juara Kompetisi Wirausaha DSC

JAKARTA, (PR).- Gazan Azka Ghafara (21), pemuda kelahiran Bandung 27 Juli 1995 berhasil menyabet gelar sebagai pemenang utama dalam kompetisi wirausaha Wismilak DSC 2016. Gazan berhak atas hadiah hibah modal Rp 500 juta rupiah dari total yang besarnya Rp 2 miliar.

Pertamina: CSR Jadi Investasi Keberlanjutan Pertumbuhan Perusahaan

JAKARTA, (PR).- Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menegaskan, pihaknya sebagai badan usaha milik negara di sektor energi terintegrasi, memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (Corporate Social Responsibility) di