Bantu Korban Banjir

BPBD Kab. Bandung Dirikan Dapur Umum

BANDUNG RAYA
STAF BPBD Kab. Bandung dan relawan sedang mengolah makanan di mobil dapur umum lapangan, Minggu (25/11. Foto Sarnapi
SARNAPI/PRLM
STAF BPBD Kab. Bandung dan relawan sedang mengolah makanan di mobil dapur umum lapangan, Minggu (25/11. Foto Sarnapi

SOREANG, (PRLM).- Untuk membantu para korban banjir dan relawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bandung mendirikan dapur darurat di samping kantornya komplek Pemkab Bandung. Setiap hari para karyawan BPBD dan relawan mengurusi dapur umum.

"Puluhan karyawan dan relawan kami kerahkan untuk menyiapkan makanan," kata Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kab. Bandung, Cecep Hendrawan, di lokasi dapur umum, Minggu (25/11).

Menurut Cecep, logistik untuk dapur umum seperti beras, mi instan, sayuran, minyak sayur,dan lain-lain berasal dari Pemkab Bandung seperti Dinas Sosial, bantuan BPBD Jabar, maupun instansi dan perorangan. "Bantuan itu kita masak di dapur umum lalu didistribusikan kepada korban banjir dan pata relawan yang berada di lapangan," ujarnya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Wanita AU Harus Bekerja Profesional dan Proporsional

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Setiap anggota Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) harus bekerja secara proporsional dan profesional sesuai bidang penugasannya. Wara juga harus menjaga etika dalam pergaulan di dalam maupun di luar kedinasan.

Gubernur Jabar Pantau Harga Sembako

BANDUNG RAYA
GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan menanyakan harga beras kelas menengah kepada pedagang saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Sederhana, Kota Bandung, Senin (8/6/2015).

Parkir Liar Kerap Picu Kemacetan di Ruas Amir Mahmud

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).- Ruas jalan Jend. Amir Mahmud merupakan jalan protokol yang kerap dilanda kemacetan parah. Meskipun sudah diberikan imbauan kepada masyarakat dan petugas parkir, namun masih ditemukan pelanggaran pengguna kendaraan parkir sembarangan.

Tenaga Penyuluh Pertanian Masih Kurang

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Tenaga penyuluh pertanian masih kurang di Indonesia akibat banyak yang memasuki masa pensiun. Kekurangan tenaga penyuluh membuat upaya menggerakkan pertanian dan mencapai ketahanan pangan sulit untuk dicapai.