Antisipasi Perubahan Iklim

Pemerintah Susun Program Terpadu "Gernasari"

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat akan menyusun program terpadu Gerakan Nasional Sadar Perubahan Iklim atau disebut “Gernasari”.

Deputi Menko Kesra bidang Koordinasi Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial Willem Rampangilei di Jakarta, Rabu (21/11/12) mengatakan, program ini dimaksudkan untuk mendorong pemerintah daerah, khususnya di tingkat provinsi, untuk berpacu melaksanakan program dan kegiatan pengendalian perubahan iklim.

“Gernasari akan mengarah pada penghargaan dan apresiasi dari Pemerintah Pusat atas aksi nyata Pemerintah Daerah untuk mensejahterakan rakyat dalam kondisi iklim yang berubah,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang bertema “Tantangan Kesejahteraan Rakyat dalam Perubahan Iklim”.

Dalam Rakornas ini Ketua Wantimpres Emil Salim tampil menyampaikan “keynote speech”. Hadir pula sejumlah pejabat kementerian dan lembaga, termasuk dari beberapa pemerintah provinsi.
Willem mengungkapkan, program Gernasari rencananya akan diluncurkan pada 2014.

“Penghargaan dan apresiasi diberikan berdasarkan penilaian capaian kinerja pemerintah daerah pada periode tahun sebelumnya,” jelasnya.

Melalui kerja sama antara Kemenko Kesra, Kementerian Keuangan, dan kementerian teknis terkait, diharapkan program ini dapat menggulirkan dana insentif daerah sebagai wujud apresiasi untuk pemerintah daerah yang berprestasi dalam penanganan perubahan iklim.

Dalam paparannya, Willem menuturkan, untuk menghadapi perubahan iklim dan segala dampaknya, dinilai perlu segera mengintegrasikan aspek mitigasi dan adaptasi perubahan iklim ke dalam program-program pembangunan nasional.

“Masyarakat harus dikondisikan untuk lebih siap, tahan, dan kuat terhadap ancaman yang diakibatkan oleh perubahan iklim,” katanya.

Dijelaskan, saat ini sudah banyak program dan kegiatan yang dilakukan, baik di tingkat pusat maupun di daerah dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan iklim. Semua program tesebut diharapkan akan terus bergulir dan saling bersinergi satu sama lain, sehingga menciptakan masyarakat yang tangguh sekaligus sejahtera. (A-94/A-108)***

Baca Juga

Pedagang Pasar Gede Solo Sampaikan Nawa Duka

NASIONAL

SOLO, (PRLM).-Para pedagang Pasar Gede Solo, Selasa (12/1/2016) siang memperingati hari jadi pasar peninggalan Keraton Surakarta itu, dengan menggelar doa bersama di jalan raya depan pasar.

Belum Ada Kesimpulan, tapi Gafatar Sangat Meresahkan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sampai saat ini belum ada kesimpulan mengenai Gafatar dan pemerintah masih terus mendalami tentang hal itu. Sampai saat ini pun, belum ada informasi di mana Gafatar terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan.

Polisi Belum Evakuasi Warga dari Lokasi Ledakan

NASIONAL
JAKARTA,(PRLM).- Ledakan di Pos Polisi Sarinah Kamis (14/1/2016), kini diketahui sebagai aksi bom bunuh diri. Menurut saksi mata, Feriyanto, satpam BSM yang berada di dekat lokasi, ada tiga pelaku yang melakukan aksi nekat itu. Semuanya tewas seketika karena ledakan.
 

Buntut Bom Sarinah, Obyek Vital dan Pusat Perbelanjaan Dijaga Ketat

NASIONAL
Buntut Bom Sarinah, Obyek Vital dan Pusat Perbelanjaan Dijaga Ketat

YOGYAKARTA, (PRLM).- Pascaledakan bom di Sarinah di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1/2016), Polda DIY memperketat pengamanan bagi tamu yang datang. Sejumlah pasukan gabungan dari brimob polda DIY dan Sabhara berjaga di pos masuk.