Banjir Dayeuhkolot Telan Satu Korban Jiwa

SOREANG, (PRLM).- Hasil pendataan pasca banjir di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, terdapat satu korban meninggal dunia sementara rumah yang terendam secara keseluruhan mencapai 4.331 unit.

Camat Dayeuhkolot Agus Suhendar menjelaskan, korban mencapai 7.027 KK, 24.810 jiwa. Korban meninggal satu orang. Sedangkan yang mengungsi sebanyak 103 KK, dan 402 jiwa.

“Sembilan sekolah terendam di wilayah ini sementara tempat ibadah yang terendam sebanyak 22, dan sepuluh fasilitas umum lainnya,” ujarnya.

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat banjir hari Minggu (18/11) di Desa Cangkuang Wetan. Di desa tersebut korban banjir mencapai 616 KK, yakni 1.499 jiwa menjadi dan 342 unit rumah terendam.

Sementara itu, Kapolsek Dayeuhkolot Komisaris Edi Suwandi mengatakan bantuan yang diberikan kepada warga adalah kepedulian sesuai program Kapolda Jabar dan Kapolres Bandung.

“Selain memberikan bantuan, kita pun bersama-sama melakukan kerja bakti membersihkan daerah ini. Sebab, pasca banjir itu rawan untuk kesehatan. Jadi, kita rumah yang sudah terkena banjir harus dibersihkan dan diperhatikan kebersihannya,” ucapnya.

Edi mengatakan, di RW 14 Kampung Babakan Leuwi Bandung dia bersama puluhan anggota Polsek Dayeuhkolot dan Polres Bandung membersihkan sampah dan saluran air.

Selain di daerah tersebut, di Kampung Bolero RW 8 Desa Dayeuhkolot pihaknya membersihkan jalan yang tertutup oleh lumpur yang berasal dari Sungai Citarum. Di sana, pihaknya dibantu satu unit kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung untuk menyiram jalan yang tertutup lumpur.

Sementara itu, di GOR Baleendah warga masih mengungsi. Walau mengungsi, mereka sudah mulai ada yang kembali beraktivitas. Seperti bekerja, atau sekolah. (A-195/A-26).***

Baca Juga

Waduh, Oknum Polisi Daerah Jabar Diduga Terlibat Narkoba

BANDUNG, (PR).- Seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Jawa Barat, SS (33), diduga terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Hal itu diketahui dari hasil pengungkapan kasus narkoba di Kota Bogor.

Tahun 2019, Target 25.000 Rumah di Cimahi Tersambung Air Bersih

CIMAHI, (PR).- Sejak dibangun pada 2015, sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kota Cimahi sejauh ini baru memiliki 68 sambungan rumah. Padahal, selama dua tahun ini Pemerintah Kota Cimahi telah menghabiskan Rp 16,85 miliar dari APBD Cimahi maupun dari anggaran pemerintah pusat.