Jembatan yang Diperbaiki Ambruk Kembali Terkena Arus Air

SUMEDANG, (PRLM).- Akses jalan menuju Jatinangor dari arah jalan Raya Rancekek menuju Sayang terputus bagi kendaraan roda empat, dan berbahaya bagi kendaraan roda dua, karena jembatan yang sedang diperbaiki di wilayah itu ambruk sebelah.

"Tadi sekitar pukul 13.00 hujan besar, sehingga fondasi jembatan di sini yang masih dibangun terbawa arus," kata Idih Supriyadi (40) warga sekitar saat diwawancarai di Jembatan tersebut, di Kampung Taraju, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/11/12).

Akibat kejadian tersebut kendaraan roda empat tak bisa melewati jalur itu, bahkan untuk kendaraan roda dua hanya bisa melewati jalan tersebut dengan cara bergantian satu persatu.

"Berbahaya bagi sepeda motor yang melewati jalan bekas fondasi jembatan yang rusak ini, karena dengan arus sungai yang juga melewati jembatan ini, sepeda motor yang melewatinya takut terperosok, namun kami disini membantu para pengendara sepeda motor yang ingin melewati jembatan ini," ujar Idih.

Idih mengatakan bahwa pada hari Minggu (18/11/12) lalu warga sudah memberikan penahan bagi jembatan ini dengan memberi batu-batu di samping jembatan tersebut.

Namun kata Idih karena tadi siang itu hujannya besar sekali, sehingga selokan dibawah jembatan itu meluap ke jalan, sehingga akhirnya jembatan yang baru jadi ini bisa hancur sebagian terbawa arus.

Oleh karena itu Idih berharap kepada pihak yang membangun jembatan ini segera membangun kembali jembatannya, karena dia takut jika dibiarkan akan membahayakan orang-orang yang akan melewatinya. (A-211/A-88)***

Baca Juga

Anak-anak Sambut Riang Festival Budaya dan Seni Sunda

“ORAY-ORAYAN luar leor mapay sawah. Entong ka sawah parena keur sedeng beukah. Oray-orayan luar leor mapay leuwi. Entong ka leuwi , di leuwi loba nu mandi. Saya anu mandi anu mandina pandeuri. Oray-orayan luar leor mapay kebon. Entong ka kebon loba barudak keur ngangon.

Uang Rp 1,4 M Itu Sedianya untuk Mengganti Kerugian Negara

BANDUNG, (PR).- Nur Holim, pengacara yang menangani kasus korupsi BPJS Subang di Polda Jabar menerima uang Rp 1,4 miliar dari Bupati Subang Ojang Suhandi. Nur Holim beralasan, permintaan uang itu untuk menutup kerugian negara dan akan diserahkan pada penyidik Polda Jabar.

Uu Pede Bisa Jadi Gubernur Jabar

JAKARTA, (PR).- Bupati Tasikmalaya Uu Rozhanul Ulum cukup blak-blakan saat mengomentari keinginannya maju sebagai calon gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2018. Dia merasa yakin bisa memegang Priangan Timur sebagai wilayah yang akan menyokongnya maju sebagai calon gubernur.