Suriah Bisa Jatuh ke Tangan Ekstrimis

LUAR NEGERI

YERUSALEM, (PRLM).- Kalangan ekstrimis diperkirakan akan mengambil alih kekuasaan di Suriah jika Presiden Assad berhasil dilengserkan pasukan oposisi. Demikian disebutkan sumber yang dekat dengan kalangan pemerintahan di Israel, Minggu

Disebutkan Suriah kemungkinan akan dikuasai kelompok ektrimis yang memang merupakan salah satu komponen dalam kelompok oposisi Suriah saat ini.

Serangan Suriah ke wilayah Golan merupakan yang ketiga kali dalam minggu ini, dilaporkan telah merusakkan sejumlah perkebunan apel di dataran tinggi tersebut.

Namun demikian, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (19/11), tidak ada korban jiwa dalam serangan Suriah ke Golan tersebut.

Kendati selama ini bermusuhan dengan Assad, pemerintah Israel tidak ingin Assad tumbang. Karenanya selama ini Israel terkesan membela Assad ketimbang membantu gerakan oposisi yang ingin menumbangkan pemerintahan Assad. (A-133/A-26).***

Baca Juga

Presiden Ghana Umumkan Berkabung Nasional 3 Hari

LUAR NEGERI

ACCRA, (PRLM).- Presiden Ghana John Dramani Mahama mengatakan, ledakan yang terjadi di tengah banjir dan hujan deras itu sangat dahsyat dan belum pernah terjadi sebelumnya.

FBI Selidiki Peretasan Terhadap Badan Federal

LUAR NEGERI

WASHINGTON DC, (PRLM).- Gedung Putih mengatakan saat ini belum bisa menyimpulkan bahwa para peretas yang berbasis di Tiongkok adalah pihak yang melakukan serangan peretasan besar-besaran terhadap badan federal, yang bertanggung jawab mengumpulkan informasi tentang latar belakang pegawai pemerinta

Pencarian Korban Gempa Kinabalu yang Hilang Dilanjutkan

LUAR NEGERI

KOTA KINABALU, (PRLM).- Selain 11 orang tewas dalam gempa di Sabah, delapan orang lainnya hilang. Saat ini tim SAR terus berusaha mencari kedelapan orang hilang di Gunung Kinabalu tersebut.

Tim 6 Navy SEAL Menjelma Menjadi Mesin Pembunuh Global

LUAR NEGERI
TIM 6 Navy SEAL, dipercaya sebagai pasukan elit paling rahasia militer AS.*

VIRGINIA, (PRLM).- SEAL Team Six, unit operasi khusus rahasia AS yang paling dikenal saat membunuh Osama bin Laden, kini telah tumbuh menjadi "mesin pemburu manusia global", yang sering membunuh warga sipil dan beroperasi hanya dengan pengawasan parsial, menurut banyak laporan baru-baru ini.