Basarnas Cilacap Temukan Jenazah Poniman

CILACAP, (PRLM).- Badan Seach dan Rescue Nasional Daerah Cilacap Jawa Tengah berhasil menemukan Poniman (15) nelayan warga Desa Winung Kelurahan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Nelayan yang menghilang sejak Rabu (7/11) ditemukan sudah menjadi mayat.

Koordinator SAR Cilacap Tri Joko Kamis (8/11) mengatakan, korban ditemukan sekitar Pantai Adipala dalam kondisi sudah meninggal,"Pencarian korban tenggelam sejak Rabu lalu, hari ini (Kamis) Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di sekitar pantai Adipala,"jelasnya.

Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Cilacap, RAPI Lokal Cilacap, SAR Rawa Jarit, Security PLTU bersama nelayan.

Poniman bersama Sartono (25) warga Slarang sedang mencari ikan di pinggir pantai Menganti, tiba- tiba datang ombak besar. Keduanya seketika terseret gulungan ombak besar itu, Sartono berhasil menyelamatkan diri namun Poniman, tidak kunjung kelihatan, dia hilang terseret ombak.

Mendapat laporan kejadian tersebut, lanjut Joko, pihaknya memberangkatkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian selama dua hari membuahkan hasil korban ditemukan sudah meninggal. "Setelah divisum, jenazah sudah kita serahkan kepada keluarga korban,"terangnya. (A-99/A-26).***

Baca Juga

3.928 IUP Masih Tak Sesuai Standar

JAKARTA, (PR).- Ditetapkannya Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam dalam kasus tindak pidana korupsi persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2009-2014 membuka mata banyak pihak kalau pengelolaan IUP masih carut marut.

Bantul Masih Kekurangan Pasokan Ikan

YOGYAKARTA, (PR).- Mempunyai wilayah pesisir 17 Kilometer, tak membuat Kab. Bantul melimpah hasil tangkapan ikannya. Justru kebutuhan ikan laut untuk sektor kuliner di Kabupaten Bantul ternyata masih banyak kekurangan.

PEREMPUAN cenderung hidup lebih lama dari pria, tapi tidak bagi perempuan pengidap diabetes tipe 1.*

Penderita Diabetes Bisa Capai 16,2 Juta Jiwa

BANDUNG, (PR).- Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar 2007 dan 2013, prevelansi diabetes mengalami peningkatan dari 5,7 persen menjadi 6,9 persen atau sekitar 9,1 juta jiwa.