MTs.N 1 Bandung Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

PENDIDIKAN
SEJUMLAH siswa MTs.N 1 Bandung belajar menangani daging hewan kurban, Senin (29/10). Pada tahun ini sekolah menyembelih seekor sapi dan seekor domba.*
SARNAPI/PRLM
SEJUMLAH siswa MTs.N 1 Bandung belajar menangani daging hewan kurban, Senin (29/10). Pada tahun ini sekolah menyembelih seekor sapi dan seekor domba.*

BANDUNG, (PRLM).- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) 1 Bandung baru melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Senin (29/10). Penyembelihan hewan kurban bersamaan dengan penutupan "Bulan Bahasa" yang digelar MTs.N 1 Bandung bekerja sama dengan Harian "PR".

Menurut Kepala MTs.N 1 Bandung, H. Amin Hidayat, M.MPd, kurban dilaksanakan dengan iuran seluruh siswa. "Namun kurban diniatkan untuk penjaga sekolah maupun ketua kelas. Insya Allah para siswa yang iuran mendapatkan pahala karena kurban tidak bisa diniatkan bersama-sama," katanya.

Menurut Amin, pada tahun ini para siswa MTs.N 1 Bandung menyembelih seekor sapi dan seekor domba. "Kurban ini merupakan pembelajaran kepada para siswa untuk lebih peduli dan memahami makna kurban untuk kehidupan sehari-hari," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Revisi Buku K-13 Tuntas Akhir Februari

PENDIDIKAN

JAKARTA,(PRLM).- Revisi buku mata pelajaran kurikulum 2013 akan tuntas di akhir Februari 2016 mendatang. Saat ini proses revisi buku tersebut telah memasuki proses penelaahan tahap dua.

Permendikbud no. 44/2012 Akan Direvisi

PENDIDIKAN

JAKARTA,(PRLM).- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan revisi terhadap Permendikbud no 44 tahun 2012. Permendikbud tersebut terkait pungutan dan sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar.

Unswagati Terapkan Pembelajaran Bilingual di Semua Fakultas

PENDIDIKAN

CIREBON, (PRLM).- Universitas Swadaya Gunungjati (Unswagati) Cirebon bakal menerapkan sistem pembelajaran bilingual di semua fakultas mulai tahun ajaran 2016/2017.

Mendikbud Minta Guru dan Orangtua Jangan Banyak Bicara Teroris

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau agar guru dan orangtua menjelaskan persoalan terorisme kepada anak-anak dari sisi heroik para pemburu teroris. Selama ini, yang dibicarakan kebanyakan dari sisi pelaku teror.