MTs.N 1 Bandung Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

PENDIDIKAN
SEJUMLAH siswa MTs.N 1 Bandung belajar menangani daging hewan kurban, Senin (29/10). Pada tahun ini sekolah menyembelih seekor sapi dan seekor domba.*
SARNAPI/PRLM
SEJUMLAH siswa MTs.N 1 Bandung belajar menangani daging hewan kurban, Senin (29/10). Pada tahun ini sekolah menyembelih seekor sapi dan seekor domba.*

BANDUNG, (PRLM).- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs.N) 1 Bandung baru melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Senin (29/10). Penyembelihan hewan kurban bersamaan dengan penutupan "Bulan Bahasa" yang digelar MTs.N 1 Bandung bekerja sama dengan Harian "PR".

Menurut Kepala MTs.N 1 Bandung, H. Amin Hidayat, M.MPd, kurban dilaksanakan dengan iuran seluruh siswa. "Namun kurban diniatkan untuk penjaga sekolah maupun ketua kelas. Insya Allah para siswa yang iuran mendapatkan pahala karena kurban tidak bisa diniatkan bersama-sama," katanya.

Menurut Amin, pada tahun ini para siswa MTs.N 1 Bandung menyembelih seekor sapi dan seekor domba. "Kurban ini merupakan pembelajaran kepada para siswa untuk lebih peduli dan memahami makna kurban untuk kehidupan sehari-hari," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Orangtua Murid Mulai Belanja Buku Pelajaran

PENDIDIKAN
WARGA memilih buku pelajaran untuk anaknya di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung, Minggu (2/8/2015).

Siswa Menyaksikan Demo Ekstra Kurikuler

PENDIDIKAN
SEJUMLAH siswa menyaksikan demo ekstra kurikuler (ekskul) taekwondo, pada demo kegiatan ekskul SD Darul Hikam, Jalan Juanda, Kota Bandung, Kamis (6/8/2015). Demo yang diikuti dua belas kegiatan ekskul itu, untuk mengenalkan berbagai ekskul sekolah yang bi

Disdik Ciamis dan Alfamart Resmikan Program Ritel untuk Pelajar

PENDIDIKAN

CIAMIS, (PRLM).- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang membawahi minimarket Alfamart, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Ciamis meresmikan program pendidikan ritel. Untuk pertama kalinya di Ciamis kerjasama tersebut diterapkan di SMKN 1 Ciamis.

Dua Siswa SMK Pelayaran Jadi Korban MOS

PENDIDIKAN

SOLO, (PRLM).- Masa Orientasi Siswa (MOS) untuk Pendidikan Dasar Ketarunaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran "Pancasila", Kartasura, ditengarai terjadi tindak kekerasan terhadap siswa baru.