Mitt Romney Dituduh Melakukan Plagiat

LUAR NEGERI

LOS ANGELES, (PRLM).- Pembuat acara TV “Friday Night Lights”, Peter Berg, menuduh calon presiden Amerika Serikat, Mitt Romney, mencontek kata-kata slogan dari acaranya tersebut untuk kampanye.

Peter Berg menulis surat kepada Mitt Romney pada Jum’at (12/10) kemarin yang berisi bahwa dirinya merasa tidak senang sang calon presiden partai Republikan itu menggunakan kata-kata “Clear Eyes, Full Hearts, Can’t Lose” dalam poster kampanye dan halaman facebook-nya.

Sebelumnya, dalam acara TV “Friday Night Lights”, seorang pelatih American Footbal
asal Texas bercerita tentang dirinya menggunakan kata-kata tersebut untuk menginspirasi pemainnya sebelum bertanding.

“Saya berterima kasih kepada Mr. Romney yang telah mendukung acara ini, tapi, tolong buatlah slogan kampanye sendiri.” ujar Berg.

Hingga saat ini, tim kampanye Mitt Romney tidak merespon tuduhan ini. (ryan-job/yahoo/A-107)***

Baca Juga

Operasi Badai Pasir Berhenti, Houthi Masih Berperang

LUAR NEGERI

RIYADH, (PRLM).- Setelah mendapat kecaman dari banyak kalangan, akhirnya pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menghentikan serangan udara mereka di Yaman yang telah berlangsung lima pekan itu.

Konferensi Asia Afrika 2015

RI-Iran Tingkatkan Kerja Sama Bilateral Ekonomi

LUAR NEGERI

JAKARTA, (PRLM).- Presiden RI dan Presiden Republik Islam Iran sepakat untuk segera mengaktifkan kembali Komisi Bersama (SKB) kedua negara untuk meningkatkan kerja sama bilateral.

Uni Eropa Siap Kerahkan Kapal untuk Atasi Krisis Migran

LUAR NEGERI

BERLIN, (PRLM).- Para pemimpin Uni Eropa hari Kamis (23/4/2015) berjanji mengerahkan lebih banyak kapal, pesawat dan helikopter untuk menyelamatkan nyawa migran di Laut Tengah menyusul tewasnya ratusan migran di perairan itu dalam seminggu ini.

Prof Abdullah: Arab Saudi Langgar Gencatan Senjata

LUAR NEGERI

ADEN, (PRLM).- Pengamat politik Timur Tengah Profesor Abdul Khaleq Abdullah, Jumat (24/4/2015), mengatakan, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah melanggar gencatan senjata yang sebenarnya diharapkan akan mengakhiri perang di Yaman yang sudah berlangsung lebih dari sebulan itu.