Mitt Romney Dituduh Melakukan Plagiat

LUAR NEGERI

LOS ANGELES, (PRLM).- Pembuat acara TV “Friday Night Lights”, Peter Berg, menuduh calon presiden Amerika Serikat, Mitt Romney, mencontek kata-kata slogan dari acaranya tersebut untuk kampanye.

Peter Berg menulis surat kepada Mitt Romney pada Jum’at (12/10) kemarin yang berisi bahwa dirinya merasa tidak senang sang calon presiden partai Republikan itu menggunakan kata-kata “Clear Eyes, Full Hearts, Can’t Lose” dalam poster kampanye dan halaman facebook-nya.

Sebelumnya, dalam acara TV “Friday Night Lights”, seorang pelatih American Footbal
asal Texas bercerita tentang dirinya menggunakan kata-kata tersebut untuk menginspirasi pemainnya sebelum bertanding.

“Saya berterima kasih kepada Mr. Romney yang telah mendukung acara ini, tapi, tolong buatlah slogan kampanye sendiri.” ujar Berg.

Hingga saat ini, tim kampanye Mitt Romney tidak merespon tuduhan ini. (ryan-job/yahoo/A-107)***

Baca Juga

Dua Derek Ambruk dan Menimpa Bangunan, 20 Orang Terjebak

LUAR NEGERI

AMSTERDAM, (PRLM).- Dua kendaraan derek yang digunakan untuk merenovasi jembatan di sebuah kota di Belanda jatuh terbalik dan menimpa sejumlah bangunan di sekitarnya.

Uni Eropa dan AS Sambut Baik Pengadilan Kejahatan Perang

LUAR NEGERI

PRISTINA, (PRLM).- Uni Eropa dan AS menyambut baik keputusan Parlemen Kosovo untuk menggelar pengadilan kejahatan perang khusus untuk mengadili mantan gerilyawan Tentara Pembebasan Kosovo atau KLA, sebagai langkah maju untuk menjamin keadilan bagi para korban.

Pengantin Turki Undang 4.000 Pengungsi Suriah di Pesta Pernikahan

LUAR NEGERI

ISTANBUL, (PRLM).- Sebuah pasangan pengantin baru di Kilis, Turki memutuskan untuk mengundang 4.000 pengungsi Suriah dalam pesta pernikahan mereka, demikian dilaporkan The Telegraph, Selasa (4/8/2015).

Polisi Prancis Analisis Potongan Koper yang Ditemukan di Reunion

LUAR NEGERI

PARIS, (PRLM).- Perwakilan Boeing sendiri telah mengkonfirmasi bahwa potongan sayap yang ditemukan di Reunion itu berasal dari pesawat 777. Boeing mengumumkan ini setelah Malaysia Airlines menyediakan semua data dan dokumentasi terkait pesawat yang dipakai dalam penerbangan MH370 tersebut.