Polri Ungkap Penipuan Judi Online

JAKARTA, (PRLM).- Penyidik Bareskrim Polri berhasil mengungkap judi poker online besar di dunia dengan situs nagaemas.com dan jakarta.com pada Jumat (5/10) lalu. Dari pengungkapan tersebut Polri menahan empat tersangka agen tersebut dengan inisial MD, OM, HD, dan RS.

"Dir Cybercrime Bareskrim Polri berhasil menangkap mereka yang diduga sebagai operator dan pemilik web site tersebut. Mereka inisialnya MD, OM, RS, dan HD. Para tersangka itu adalah penyelenggara perjudian online yng disampaikan tadi," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar, Kamis (11/10/12) di Jakarta.

Menurut Boy, pihaknya masih mengejar dua tersangka lainnya yang ikut dalam permainan judi. Diketahui juga jakarta.com sendiri adalah agen dari permainan judi besar di dunia yakni sobet, ikbet, dan mansion 88.

"Website jakarta.com jadi agen judi besar di dunia dengan sobet, ikbet, mansion 88, permainan penyedia judi poker online. DPO dua belum tertangkap yakni JN dan KN," kata Boy.

Menurut Boy, penelusuran itu bermula dari adanya informasi seorang warga di Amerika berinisial JJ yang merasa ditipu. "FBI menginformasikan tentang adanya penipuan warga negara Amerika yang diduga dilakukan oleh seorang yang berasal dari Indonesia," ucapnya.

Setelah dilakukan penelusuran ternyata lokasi mereka berada di Indonesia tepatnya di daerah Bogor. "Mereka melakukan penipuan dengan modus pembayaran kartu kredit," ucapnya.

Dari hasil penangkapan itu, Boy menuturkan, Polri menyita barang bukti seperti kartu ATM, beberapa buku dari aktivitas pencatatan akan kegiatan perjudian online tersebut dan alat-alat pembayaran elekronik. Kemudian ada laptop, modem, lima telepon genggam, dan KTP beberapa peralatan komputer yang digunakan di tempat tersebut sebagai sarana untuk operasional kegiatan perjudian online.

"Para tersangka tersebut dijerat pasal berlapis yakni KUHP dan UU ITE serta pasal tentang pencucian uang. Mereka saat ini ditahan di Bareskrim Polri," katanya. (A-194/A-108)***

Baca Juga

PETUGAS menyuntikkan vaksin meningitis kepada calon jemaah haji di Puskesmas Ciwidey, Jln. Babakan Tilu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat (7/8/2015).

Perbedaan Harga Jadi Penyebab Munculnya Vaksin Palsu

JAKARTA, (PR).- Perbedaan harga vaksin diduga menjadi penyebab munculnya vaksin palsu. Kementerian Kesehatan menyatakan layanan kesehatan serta dokter yang terlibat dalam penyebaran vaksin palsu bisa terkena sanksi pidana.

Pengadilan Putuskan Johnson Ketua INSA

JAKARTA (PR).- Indonesian National Shipowner's kini memiliki ketua umum yang resmi secara hukum. Hal itu dipastikan setelah pengadilan negeri mengeluarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 492/PTG/2015/PN.JKT.PST dan mengesahkan Johnson W Sutjipto.