Kaldera Gunung Batur Sebagai Taman Bumi Global

KAWASAN Gunung Batur di Kintamani Bangli-Bali ditetapkan oleh UNESCO sebagai geopark atau taman bumi.*
WIKIPEDIA/PRLM
KAWASAN Gunung Batur di Kintamani Bangli-Bali ditetapkan oleh UNESCO sebagai geopark atau taman bumi.*

DENPASAR, (PRLM).- United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB akhirnya menetapkan kawasan Kaldera Gunung Batur Kintamani, Bangli Bali sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN) atau jaringan taman bumi global. Penetapan tersebut dilakukan saat Konferensi Geopark Eropa yang ke 11 di Geopark Auroca, Portugal pada 20 September lalu.

Bupati Bangli, I Made Gianyar mengungkapkan penetapan geopark ini merupakan penghargaan dari UNESCO terhadap pengelola taman bumi yang mampu melaksanakan pelestarian geologi dan sekaligus memanfaatkannya sebagai daya tarik wisata.

Menurut Gianyar, tantangan kedepan adalah menata kawasan Kaldera Gunung Batur agar lestari, termasuk menata 15 desa yang ada di kawasan Kaldera Gunung Batur

Gianyar mengatakan, “Master plan sudah tetapi perlu disempurnakan, nanti habis ini ada langkah-langkah teknis dan taktis yang kami lakukan di pemerintah Kabupaten Bangli dan ada 15 desa dan konsep pengelolaanya sedang dibahas sekarang dipakai pilot project DMO (destination management organization) untuk kawasan pariwisata.”

Made Gianyar menyebutkan untuk melakukan penataan kawasan Kaldera Gunung Batur, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana mencapai Rp. 20 miliar. Dana yang bersumber dari APBN tersebut, salah satunya akan digunakanuntuk pembangunan geosite

“Di bawah geopark ada geosite, ada warisan-warisan bumi letusan tahun sekian, harus diamankan, sehingga ini proses komunikasi juga, jika nanti ada anak-anak datang kesana untuk mempelajari jenis batuan,” papar I Made Gianyar.

Sedangkan tokoh pemuda Kintamani Bangli Wayan Nampa mengatakan jika pemerintah serius melakukan penataan terhadap Kawasan Kaldera Gunung Batur maka pemerintah harus mencari jalan terbaik dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan pasir di Kawasan Kaldera Gunung Batur

“Sampai saat ini bisa kita lihat, bagaimana tambang galian-c sangat marak disana, bagaimana menyelesaikan itu? Kalau itu serta merta ditutup juga akan menjadi masalah buat masyarakat sekitar, jadinya ada sekian lapangan pekerjaan yang harus dihilangkan kalau memang benar-benar kawasan itu dilestarikan sebagai geopark,” ujar Wayan Nampa.

Kaldera Gunung Batur merupakan salah satu kawasan geopark yang diusulkan Indonesia ke UNESCO, di samping 5 calon lainnya. Kelima calon lainnya adalah Danau Toba, Merangin, Gunung Rinjani, Raja Ampat dan Kawasan Kars Sewu. (voa/A-147)***

Baca Juga

Sri Mulyani Potong Rp 133,8 Triliun APBN 2016

JAKARTA, (PR).- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memotong Rp 133,8 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang terdiri atas pengurangan belanja kementerian/lembaga Rp 65 triliun dan dana transfer ke daerah Rp 68,8

TAMPAK jajaran perahu nelayan diparkir di pantai timur Pangandaran, Selasa (7/2/12). Kebijakan pemerintah yang bakal mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM), tidak pelak juga membuat khawatir kalangan nelayan di Pangandaran, Kabupaten Ciamis. Mereka min

Bendera Merah Putih Banyak Disalahgunakan Kapal Asing

JAKARTA, (PR).- Penasehat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI), Hanafi Rustandi mengatakan, pemerintah harus melakukan pengawasan ketat terhadap investor asing yang bekerja sama dengan pengusaha pelayaran nasional.

Ancam Mundur, Ini Curhat Menteri Susi Pudjiastuti

JAKARTA, (PR).- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melayangkan curahan hatinya bahwa ia akan terus berusaha sekuat tenaga melindungi aset bangsa di laut berupa kekayaan ikan dari tangan asing.