Disepakati KHL Karawang Rp 1,693 Juta

EKONOMI
RATUSAN buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Purwakarta berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi setempat, Kamis (27/9/12). Mereka menuntut agar Dewan Pengupahan memutuskan pengupahan yang berpi
CECEP WIJAYA SARI/PRLM
RATUSAN buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Purwakarta berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi setempat, Kamis (27/9/12). Mereka menuntut agar Dewan Pengupahan memutuskan pengupahan yang berpihak kepada buruh.*

PURWAKARTA, (PRLM).- Angka kebutuhan hidup layak (KHL) Kabupaten Purwakarta sebesar Rp 1.693.000 disepakati Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Purwakarta. Nilai yang menjadi acuan penentuan upah minimum kabupaten (UMK) 2013 tersebut ditentukan berdasarkan survei tim Dewan Pengupahan selama dua bulan terakhir.

Meski demikian, penentuan UMK 2013 masih belum disepakati. Para buruh yang tergabung dalam KSPSI menginginkan agar nilai UMK di atas KHL, sementara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) hanya menyanggupi UMK maksimal 70 persen KHL.

Ketua Konfederasi SPSI Kabupaten Purwakarta, Agus Gunawan mengatakan, berdasarkan rancangan awal, pengupahan dibagi kedalam dua pola, yakni UMK Rp2,5 juta dan kelompok jasa usaha (KJU) Rp1,9 juta.

“Saat ini kami belum menentukan berapa upah yang harus ditentukan nanti, tetapi besarnya harus di atas KHL,”kata Agus.

Dia berharap agar UMK yang ditentukan nanti bisa disepakati bersama serta dipatuhi oleh perusahaan. Selain itu, menurut dia, penetapan UMK harus berdasarkan pembahasan matang dengan tetap berpihak kepada buruh.

Senada dengan Agus, Ketua Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Purwakarta, Fuad BM mengatakan, besaran UMK 2013 harus lebih tinggi dari KHL. “Nilainya minimal Rp 2 juta, ini sudah berdasarkan perhitungan yang didasarkan pada kebutuhan buruh,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Apindo Kabupaten Purwakarta, Darius Krisdanu Purwana mengaku belum menentukan rancangan besaran UMK. Dia enggan menyebutkan besaran kenaikan yang akan diusulkan dalam pembahasan lanjutan Dewan Pengupahan.

“Untuk penentuan KHL saja didasarkan pada 60 item kebutuhan, sementara tahun sebelumnya 56 item. Jadi, tentu angka KHL tahun ini lebih besar,” katanya seraya menambahkan, Apindo menolak Perbup Outsourcing yang menentukan upah pegawai laih daya (outsourcing) dua kali UMK. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Awal Tahun 2015, Garuda Catat Pertumbuhan Positif

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).-PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan positif sepanjang awal tahun 2015 yang ditopang oleh meningkatnya kinerja perseroan pada periode Januari-Februari 2015. Hal itu sejalan dengan dilaksanakannya program "Quick Wins".

Bulog Harus Serap Gabah Petani

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Anggota Komisi pangan DPR RI Rofi Munawar meminta badan urusan logistik (Bulog) serius dalam menyerap gabah dan beras petani.

Serangan Hama Wereng

Produksi Padi Turun, Harga Gabah Juga Anjlok

EKONOMI
NURHANDOKO WIYOSO/PRLM

BANJAR,(PRLM).- Dalam waktu bersamaan petani di wilayah Pataruman, Kota Banjar harus menanggung dua kerugian, yakni adanya serangan hama wereng mengakibatkan anjloknya hasil panen dan turunnya harga gabah.

Australia Akan Gabung dengan Bank Pembangunan Cina

EKONOMI
REUTERS/PRLM

SYDNEY, (PRLM).- Australia mengatakan "siap bergabung" dengan Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (AIIB) yang dipimpin Cina jika beberapa syarat dapat disepakati. Perdana Menteri Australia Tony Abbott sedang membahas aturan menjalankan AIIB dengan Cina.