Heboh Ikan Berkepala Buaya di Jatiluhur

IKAN aligator (Lepisus peus) yang diamankan di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Jumat (21/9/12). Penemuan ikan langka berkepala mirip buaya ini menghebohkan warga Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru tempat ikan ini ditemukan.*
CECEP WIJAYA SARI/PRLM
IKAN aligator (Lepisus peus) yang diamankan di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Jumat (21/9/12). Penemuan ikan langka berkepala mirip buaya ini menghebohkan warga Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru tempat ikan ini ditemukan.*

PURWAKARTA, (PRLM).- Warga Kampung/Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta dihebohkan dengan penemuan sosok ikan besar berkepala mirip buaya di perairan Waduk Jatiluhur beberapa hari lalu. Ikan yang dikenal dengan sebutan ikan aligator ini terperangkap dalam jaring ikan terapung milik nelayan setempat.

Ikan langka ini memiliki panjang sekitar 1 meter dengan berat 10 kg. Kulitnya bersisik menyerupai ular dan berwarna abu-abu. Ikan ini juga memiliki sejumlah gigi yang tajam meski berukuran kecil. Karena bentuk fisiknya yang menyeramkan, warga sekitar bahkan menyebutnya “ikan setan”.

“Ketika ikan itu ditemukan, warga takut melihatnya karena kepalanya mirip buaya dan giginya tajam,” kata Kepala Desa Galumpit, Eman, Jumat (21/9/12).

Eman mengungkapkan, ikan itu pertama kali ditemukan Dede, warga Sodong, Kecamatan Maniis yang sehari-hari mencari ikan di Sungai Galumpit. Dia menemukan ikan itu terperangkap dalam jaring apungnya dan sulit terlepas. Bukan cuma satu, dia bahkan menemukan tiga jenis ikan yang sama dengan ukuran yang tidak jauh berbeda.

Karena takut melepaskan ikan-ikan langka itu sendirian, Dede kemudian meminta bantuan warga sekitar. Ketiga ikan itu akhirnya berhasil dibawa ke darat lalu dimasukkan ke dalam wadah besar. Tak lama berselang, warga sekitar ramai berdatangan untuk melihat ikan yang menggegerkan itu.

Setelah diteliti, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta, Heri Herawan mengatakan, ikan bernama latin Lepisus peus yang diperkirakan berumur dua tahun itu memiliki habitat asli di Amerika Tengah dan Amerika Latin tepatnya di Sungai Amazon.

Jentik-jentik ikan tersebut diperkirakan terbawa hanyut hingga ke perairan nusantara sehingga tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Menurut Heri, ikan tersebut termasuk kategori ikan omnivora yakni pemakan daging dan tumbuhan tetapi lebih cenderung karnivora atau pemakan daging.

“Meski bukan termasuk dalam daftar ikan yang dilarang masuk ke Indonesia, tetapi ikan ini tidak boleh dikembangbiakan karena berpotensi membahayakan,” ujarnya. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Tabur Bunga Minta Kaji Ulang Pembangunan Dermaga

PALABUHANRATU, (PR).- Sekitar 20 orang dari komunitas Pecinta Karangpamulang menggelar prosesi tabur bunga di lokasi pembangunan dermaga pengumpan regional Karangsari, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu 25 September 2016.

Jokowi Minta Pencarian Korban Banjir Bandang Garut Ditingkatkan

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo meminta pencarian korban banjir bandang di Garut, ditingkatkan. Jokowi juga meminta penanganan serius agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Artinya, penanganan kerusakan di hulu Sungai Cimanuk dan daerah aliran sungai (DAS) Cimanuk harus diperbaiki.

DEWAN Penasehat IKA UPI Teten Masduki menyampaikan orasi ilmiahnya, pada acara Hari Guru Sedunia 2012, di Gedung Indonesia Menggugat, Jln. Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Jumat (5/10/12). Orasi dengan tema "Saatnya Guru jadi Pemimpin" itu, juga mengha

Bantuan ke Garut Sebaiknya Dikelola Posko Bencana

JAKARTA, (PR).- Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan bantuan-bantuan yang dikumpulkan untuk para korban bencana longsor di Garut, Jawa Barat sebaiknya dikelola posko bencana yang ada di lapangan.

Ringsek, Datsun Versus Great Corolla

CIAMIS,(PR).- Empat orang luka akibat kecelakaan yang melibatkan Toyota Great Corolla dengan Datsun Go di Jalan raya Banjar-Ciamis, tepatnya di Dusun Warungjati, Desa/Kecamatan Cijeungjing Ciamis. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan terguling dan rusak parah.