Depe tidak Terpancing Berbuat Anarkis

JAKARTA, (PRLM).- Dewi Persik tidak terpancing untuk bertindak anarkis atas peredaran film "Innocence of Muslims". Dewi Persik sudah mendengar kabar film tersebut menyinggung perasaan umat Muslim. Namun sebagai ikon perdamaian, Dewi Persik lebih bertindak hati-hati. Dewi Persik mengambil jalan dengan memberi dukungan kepada sejumlah pihak yang mendesak agar pemerintah Amerika Serikat bisa mewujudkan undang undang untuk menangani penodaan agama.
"Saya sudah dengar, isi film tersebut yang menyudutkan Islam. Jadi saya tidak mau menonton. Itu film hanya memancing permusuhan. Tidak berkualitas. Tidak perlu ditonton. Saya jua orangnya tidak tegaan. Terus terang kalau umat Muslim disudutkan saya tidak tega. Jadi ketimbang saya terpancing melakukan hal-hal tidak baik, lebih tidak nonton saja film itu," kata Dewi Persik saat ditemui seusai jumpa pers di Paparont Apartemen Royal Park Jakarta.
Menurut Dewi Persik atau yang lebih dikenal dengan sebutan Depe, dirinya merasa prihatin dengan lahirnya film semacam "Innocence of Muslims". Sebenarnya, seniman bebas saja berekspres. Namun yang perlu diingatkan, kebebasan itu jangan sampai merugikan pihak lain. Lebih menciptakan karya yang inspiratif ketimbang menimbulkan dampak negatif dan menyulut kebencian.
Di sisi lain, Depe berharap kerusuhan yang timbul akibat beredarnya film "Innocence of Muslims" segera mereda. Salah satu caranya, pemerintah Amerika bisa menindak semua yang terlibat dalam pembuatan film tersebut. Sementara umat Muslim termasuk yang di Indonesia tetap berpikir jernah.(Mun/A-147)***
Post new comment