399 BPBD Terbentuk di Indonesia

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, pemerintah membentuk BNPB di tingkat pusat dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di provinsi dan kabupaten/kota untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana di seluruh Indonesia.

Sejak diundangkannya UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, hingga saat ini sudah terbentuk 399 BPBD di seluruh Indfonesia, kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (18/9).

Menurut Sutopo, ke-399 BPBD itu terdiri dari 33 BPBD provinsi dan 366 BPBD kabupaten/kota.

Dari 399 BPBD tersebut, 283 BPBD dibentuk melalui Peraturan Daerah dan 116 BPBD dibentuk melalui Peraturan Bupati/Walikota. Dengan demikian masih terdapat 131 kabupaten/kota yang belum membentuk BPBD, ujarnya.

Sutopo mengatakan, dengan makin meningkatnya kejadian bencana di Indonesia maka pemerintah daerah perlu didorong untuk membentuk BPBD di daerahnya. "Begitu pula peningkatan kapasitas BPBD juga perlu terus ditingkatkan sehingga mampu menanggulangi bencana di daerahnya," kata Sutopo. (kominfo/A-26).***

Baca Juga

PT Pertamina EP Tegaskan Taat Regulasi Pengelolaan Lingkungan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- PT Pertamina EP menegaskan dalam menjalankan operasinya selalu mengacu pada peraturan dan ketentuan yang berlaku, baik secara teknikal dan pengelolaan lingkungan.

12 Kontrak Kegiatan Kemenhub Bernilai Rp 2,071 Triliun

NASIONAL

JAKARTA,(PRLM).- Dua belas kontrak paket kegiatan strategis 2016 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) senilai Rp 2,071 triliun ditandatangani. Dua belas kontrak itu bagian dari total 273 paket senilai Rp 14,242 triliun.

Soal UU Antiterorisme, Jangan Obral Perppu

NASIONAL

JAKARTA,(PRLM).- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memandang pemerintah tidak seharusnya terlalu cepat mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (perppu) merevisi UU tentang antiterorisme.

Menteri LHK Pastikan Amdal Ke Luar Hari Ini

NASIONAL

JAKARTA,(PRLM).- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memastikan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan rampung hari ini. Dengan begitu, dia yakin amdal tidak akan menjadi penghambat rencana peletakan batu pertama