Uninus Kerja Sama dengan Disdik Pemkab Bandung

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Usia dini merupakan usia emas (golden age) yang bernilai strategis. Namun pendidikan yang diberikan terhadap anak-anak usia tersebut masih jauh dari yang diharapkan. Hal ini terbentur  kualiafikasi pendidik anak usia dini yang belum profesional di bidangnya.

Rektor Universitas Islam Nusantara (Uninus), Dr. H. Didin Wahidin, M.Pd menyampaikan hal itu pada penandatanganan naskah kerjasama Uninus dengan Dinas Pendidikan Kab. Bandung, di Gedung PGRI Katapang Kab. Bandung.Penandatangan dilakukan oleh Kadisdik Kab Bandung Juhana, MM.Pd dengan Rektor Uninus.

Rektor mengatakan, guna memenuhi kebutuhan tenaga pendidik PAUD, Uninus membuka dua program. Program pelatihan bersertifikasi dan progran studi (Prodi) formal PAUD.

Untuk program pelatihan, dapat diikuti sebagai pengantar dan pengenalan, yang nantinya beberapa materi tertentu dapat dikonversi bila mahasiswa/peserta pelatihan akan mengambil prodi PAUD. Sedangkan prodi PAUD dibuka dua jalur, jalur reguler dan karyawan/kelas daerah.

Contoh kelas daaerah yang sudah berjalan antara lain kelas Garut. Ke depan, kata Rektor, diharapkan daerah-daerah lain dapat memgikuti program tersebut. Sejalan dengan tuntutan profesionalisme pendidik PAUD dalam melahirkan generasi emas bangsa Indonesia

Sementara itu, Kadisdik Kab. Bandung, Juhana, MM.Pd mengatakan, pemkab Bandung melalui Disdik Kab Bandung yang direalisasikan melalui organisasi keguruan PGRI senantiasa brupaya meningktkan kualitas maupun profesionalitas semua tenaga kependidikan di Kab. Bandung. Salah satunya adalah dengan memberi izin da kesempatan melanjutkan pendidikan.

Demikian pula untuk mendukung ketersediaan tenaga pendidik PAUD, Disdik Kab Bandung bekerjasama dengan Uninus untuk memberikan kesempatan tersebut. Diharapkan upaya ini dapar mendukung perbaikan kualitas SDM di Kab. Bandung. Terutama anak-anak didik berusia emas (Anak usia dini) untuk mendapatkan bahan ajar dari para guru yang sesuai bidangnya. (A-148/A-147)***

Baca Juga

‎"Lambang Swara" Akan Memperkuat Mulok Seni Sunda

PENDIDIKAN
KEPALA Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Asep Hilman (kiri) menyerahkan secara simbolis buku "Lambang Swara" karya Atang Warsita kepada para tokoh Sunda dan pemerhati Seni Karawitan dan pendidikan. Penyair Etti RS salah satunya penerima buku tersebut.*

BANDUNG, (PRLM).- "Lambang Swara" dipastikan akan menjadi bahan masukan untuk memperkuat materi bahan pelajaran muatan lokal (mulok) seni Sunda di sekolah.

Siswa SMKN Penerbangan Laporkan Tindak Kekerasan

PENDIDIKAN
KAPOLRES  Majalengka Ajun Komisaris Besar Yudhi Sulistianto Wahid sedang memberikan penjelasan soal pelarangan tindakan aksi kekerasan terhadap tiga orang siswa SMK Negeri Penerbangan, Kertajati yang mendapatkan aksi kekerasan dari seniornya ketika melapo

MAJALENGKA,(PRLM).- Tiga siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Penerbangan Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka diduga dianiaya seniornya hingga mengalami luka lecet, satu di antaranya sempat jatuh pingsan.

Masuk Sekolah di Purwakarta Pakai Salam Sunda

PENDIDIKAN
Masuk Sekolah di Purwakarta Pakai Salam Sunda

PURWAKARTA, (PRLM).-Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta siswa sekolah di Purwakarta akan mempunyai salam baru, yaitu salam sunda.

Saat siswa ketika masuk ke kelas diharapkan siswa mengucapkan sampurasun, dan gurunya membalas dengan ucapan rampes.

Ujian Nasional 2015

Petugas Memindari Lembar Jawaban

PENDIDIKAN
PETUGAS memindai lembar jawaban Ujian Nasional SMP, di Kantor Dinas Pendidikan Jabar, Jalan Rajiman, Kota Bandung, Kamis (7/5/2015).