Sebanyak 1.306 Calon Jemaah Haji Kab. Cianjur Siap Diberangkatkan

CIANJUR, (PRLM).-Sebanyak 1.306 dari 1.323 calon jemaah haji asal Kab. Cianjur, sesuai SK Gubernur Jabar siap diberangkatkan.

Sementara sekitar 20 calon jemaah haji sisanya tidak dapat melunasi biaya perjalanan haji dan beberapa di antaranya ada yang menyatakan pengunduran diri, sehingga batal berangkat. Bahkan, persiapan pemberangkatan calon jemaah haji sudah mencapai 90 persen.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Perjalanan Haji dan Umrah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Hipni saat dihubungi "PRLM", Minggu (16/9).

Sesuai dengan tahapan yang ada, kata Hipni, saat ini sudah memasuki tahapan verifikasi kelengkapan pemberkasan dokumen. Hal tersebut masih dilakukan, seiiring dengan pelunasan biaya yang dilakukan oleh calon jemaah haji.

“Karena pelunasan tahap kedua baru selesai pada 7 September, sehingga ada beberapa berkas dokumen yang baru bisa dilakukan setelahnya," tuturnya.

Hipni menuturkan jumlah calon jemaah haji tahun ini naik dibandingkan tahun lalu. Berbeda dengan tahun lalu, untuk tahun ini, kuota jemaah yang batal berangkat menjadi kuota nasional dan diberikan kepada lansia. "Cianjur mendapatkan jatah tiga lansia untuk pemenuhan kuota nasional tersebut,” ujarnya.

Calon jemaah yang berhaji, kata Hipni, tahun ini masih didominasi oleh kalangan petani. Namun, terjadi kenaikan jumlah pada PNS/guru yang mencapai hampir 25 persen.

"Untuk PNS/ guru, terjadi kenaikan, karena mungkin ini berkah sertifikasi. Tapi, petani masih jauh di atasnya, menyusul yang lainnya," katanya.(A-186/A-89)***

Baca Juga

Mantan Terpidana Teroris Diberi Modal oleh Pemerintah

PURWAKARTA, (PR).- Mantan terpidana terorisme Agus Marsal kaget, karena kedatangan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ke rumahnya di Kelurahan Cibening, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Senin, 25 April 2016.

Disnakertran Bentuk Tim Khusus Waspada Orang Asing

SUKABUMI, (PR).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sukabumi, Selasa 26 April 2016 telah membentuk tim khusus (timsus) waspada orang asing. Timsus beranggotakan para pejabat di lingkungannya kini meningkatkan pengawasan terhadap 506 orang tenaga kerja asing (TKA).

Sebagian Sopir Angkot Lanjutkan Mogok

BOGOR, (PR).- Sebagian sopir angkutan kota (Angkot) yang merasa terdampak dengan penerapan sistem satu arah (SSA) masih bertahan melakukan aksi mogok operasi, Kamis 28 April 2016. Meski demikian, jumlahnya tidak sebanyak pada aksi sebelumnya, Rabu 27 April 2016.