Pengusaha Tambang Pasir Besi Harus Punya Dermaga

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan jika pengusaha tambang pasir di Pantai Selatan Jawa Barat sudah mendapat izin dari kepala daerah setempat, perusahaan penambang harus berdampak positif. Manfaat keberadaan perusahaan penambang harus bisa dirasakan masyarakat lokal, pemerintah, dan perusahaan itu sendiri.

Selain itu, kondisi jalan juga menjadi bagian yang penting yang harus diperhatikan perusahaan. "Ini harus diperhatikan, karena kalau nanti jalan rusak malah giliran provinsi yang memperbaikinya. Kalau belum beres urusan tambang pasir ini, jalan jangan diperbaiki dulu. Nanti kita perbaiki malah rusak lagi, begitu seterusnya. Harus ada evaluasi mandiri di antara mereka. Sekarang kalau jalan provinsi rusak lalu saya stop siapa yang mau memperbaiki? Mudah-mudahan nanti dengan kesepahaman, tidak ada lagi yang melewati shelter-shelter ke dermaga," kata Heryawan.

Menurut Heryawan, kondisi yang paling parah terjadi di Tasikmalaya. Perusahaan penambang pasir besi di Sukabumi menurutnya sudah memiliki dermaga sehingga jalan tidak rusak karena pengangkutan dilakukan lewat laut. "Di Garut juga sedang ada izin pembuatan dermaga, sehingga nanti bisa lewat laut, di Tasik yang tidak ada dermaganya sehingga mereka masuk ke jalan provinsi. Tapi sebelum ada perbaikan sistemik kita tidak akan perbaiki jalan provinsinya. Kalai pengusaha yang ada di sana sepakat punya dermaga, selesai," katanya menegaskan.

Meski belum dapat dipastikan waktunya, gubernur berencana akan melihat kembali kondisi kerusakan pantai dan jalan akibat tambang pasir di kawasan pantai selatan (A-199/A-147)***

Baca Juga

Jokowi Disurati, Pertanyakan Penerimaan Pajak 2015

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- LBH Pajak dan Cukai telah mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berkaitan dengan adanya dugaan data bodong atas penerimaan pajak tahun 2015 lalu.

Pedagang Daging Ayam Berhenti Berjualan

EKONOMI
TOMI menunjukan ayam potong yang beratnya hanya 1,2 kg di kandang lokasi pemotongannya di komplek Pasar Cigasong, Kelurahan Cigasong  Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Senin (11/1/2015).*

MAJALENGKA,(PRLM).- Beberapa pedagang daging ayam di sejumlah pasar di Kabupaten Majalengka terpaksa berhenti berjualan karena terus melonjaknya harga daging ayam hingga mencapa Rp 42.000 per kg serta minimya pasokan dari para peternak ayam.

Perhutani akan Buka 1.200 Ha Lahan Tumpangsari

EKONOMI

SUMEDANG, (PRLM).- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sumedang, tahun 2016 ini akan membuka lahan tumpangsari di kawasan hutan untuk dimanfaatkan oleh para petani Masyarakat Desa Hutan (MDH) binaan Perhutani.

Gubernur Jawa Tengah Ajak Warga Kembangkan Sayur Organik

EKONOMI

SOLO, (PRLM).- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, minta masyarakat di perkampungan mengembangkan usaha produktif, di antaranya dengan bercocok tanam sayur-mayur organik di pekarangan.