Headlines

Ibadah Haji Wujud Pengabdian Kepada Allah

BANDUNG, (PRLM).- Ibadah haji maupun umrah merupakan ibadah yang lengkap dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya. Syarat haji atau umrah tidak sekadar mampu secara fisik, namun juga mampu materi, aman dalam perjalanan, maupun tersedianya kuota. Dalam kasus umrah tersedia seat di pesawat terbang yang saat ini agak susah diperoleh.

"Banyak yang memenuhi semua kriteria tersebut, namun tidak mampu memperjalankan dirinya ke Tanah Suci. Mengapa? Karena ada kriteria tambahan yaitu ada undangan dari-Nya. Hal ini menyiratkan esensi Allah lah yang memperjalankan kita berhaji atau umrah. Konsep ini sangat spiritual dan lebih mudah dipahami hati daripada pemikiran," kata Direktur Biro Perjalanan Haji Plus dan Umrah Khalifah Tour, H. Rustam Sumarna, Minggu (9/9).

Menunaikan ibadah haji atau umrah merupakan wujud dari pengabdian kita kepada Allah SWT. Tentu suatu pengabdian butuh pengorbanan material maupun immaterial. "Ikhlasnya diri kita membelanjakan sekian puluh juta rupiah untuk berangkat haji atau umrah, atau kerelaan meninggalkan keluarga di Tanah Air juga dapat dianggap sebagai suatu pengorbanan," katanya.

Pengabdian dan perjuangan ini yang nantinya membuahkan kenikmatan amat luar biasa. Hampir tidak ada kalimat yang keluar dari orang baru saja pulang haji atau umrah misalnya “Saya kapok dan tidak akan ke tanah suci lagi,” ujarnya.

Justru ucapan yang ada bernada kerinduan untuk kembali lagi menyambangi Baitullah. Perjalanan haji apalagi umrah sangat singkat, namun proses diri menjadi haji atau umrah mabrur sangat panjang, yaitu seumur sisa hidup kita. "Semangat juang untuk memenuhi undangan-Nya berhaji atau umrah merupakan langkah awal menuju manusia yang berkualitas lebih baik. Manusia yang bijak dalam mengarungi kehidupan," katanya.(A-71/A-147)***

Komentari di Facebook !