Polda Jabar Antisipasi Aksi Teroris Melalui Patroli Cyber Crime

BANDUNG, (PRLM).- Kepolisian Daerah Jawa Barat, meningkatkan antisipasi aksi teroris. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui patroli cyber crime.

Peningkatan antisipasi itu, dilakukan dengan kejadian penangkapan terduga teroris MK (30) oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, di Cluster Pawenang, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Diketahui, MK merupakan ahli di bidang programer, juga handal dalam meretas (hacker.red).

"Terkait dengan aksi-aksi di bidang IT, Polda Jabar dalam kegiatannya tetap melakukan patroli cyber crime," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul, Selasa (4/9/12).

Cara kerja dari patroli cyber crime, Martinus menjelaskan dengan cara memantau para peretas atau ahli IT di wilayah hukum Polda Jabar.

Menurut dia, Unit Cyber Crime Polda Jabar memiliki database para peretas dan ahli IT yang ada di Jabar. Khususnya Kota Bandung.

"Tekhnisnya, kita memonitor terus aktifitas mereka juga kegiatan di dunia mayanya. Patroli tersebut, nantinya dilaporkan ke Mabes Polri," jelasnya.

Dijelaskan dia, apa yang dilakukan tersebut guna mendukung Mabes Polri. Sedangkan tindak lanjutnya oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Martinus pun meminta kerjasama dengan segenap pihak. Baik pemerintah, masyarakat, serta civitas akademisi.

"Kami harapkan pihak kampus dapat memonitor mahasiswanya yang handal dan pintar di bidang IT. Di kampus pasti ada datanya. Kita minta kerjasamanya," jelasnya.

Untuk pemerintah dan masyarakat, Martinus berharap dapat melakukan pengawasan juga. Seperti dari tingkat RT/RW hingga kecamatan untuk mendata warga di wilayahnya.

"Kalau ada warga yang mencurigakan, baik pendatang, bertamu atau warganya, dapat sebera melaporkannya ke kantor polisi terdekat, atau anggota bhabinkamtibmas guna dilakukan tindakan selanjutnya," ujarnya. (A-195/A-108)***

Komentari di Facebook !