Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Naik

JAKARTA, (PRLM).- Data kecelakaan lalu lintas Operasi Ketupat (Polri) H-7 (12 Agustus 2012) sampai dengan H+8 (27 Agustus 2012) menunjukkan terjadi peningkatan kejadian kecelakaan sebesar 10 persen menjadi 5.233 kasus kecelakaan dari 4.744 kasus kecelakaan di tahun 2011.

Hal itu dibahas oleh Menhub pada rapat kerja dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin (3/9). Dalam Rapat kerja tersebut, Komisi V DPR menyatakan keprihatinannya dengan tingginya angka kecelakaan yang berakibat jatuhnya korban jiwa, khususnya yang melibatkan kendaraan sepeda motor.

Jumlah korban meninggal dunia meningkat sebesar 17 persen menjadi 908 jiwa dari 779 jiwa pada tahun 2011 dan jumlah korban luka berat meningkat sebesar 13 persen menjadi 1.505 orang dari 1.334 orang di tahun 2011.

Komisi V tidak memungkiri, telah ada tindakan antisipasif atau tindakan preventif yang dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan arus mudik lebaran 2012, misalnya dengan manajemen rekayasa dan operasional lalu lintas terhadap titik-titik rawan macet dan kecelakaan.

Namun realitas menunjukkan masih tingginya angka kecelakaan yang terjadi, tegas komisi. (A-109/A-26).***

Baca Juga

hambalang, jokowi, bogor,

Pakar dari UI dan ITB Akan Dilibatkan Dalam Proyek Hambalang

JAKARTA, (PR).- Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono mengatakan, sekalipun sudah menyampaikan hasil pengamatan lapangan atas proyek Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), kementeriannya belum merekomendasikan apa pun pada Presiden Joko

Ini Harga Tiket KA Setelah BBM Turun

PURWOKERTO, (PR).- Efek penurunan harga premium dan solar mulai 1 April 2016 bakal langsung dirasakan masyarakat pengguna jasa angkutan kereta. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menurukan harga tiket lima kereta api ekonomi bersubsidi dan penyesuaian tarif dua KA lintas selatan.

Pengamat Hukum: Operasi Tangkap Tangan KPK Janggal

JAKARTA, (PR).- Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menciduk tiga orang dari pihak BUMN dan swasta di sebuah hotel di wilayah Cawang, Jakarta Timur Kamis, 31 Maret 2016 dianggap janggal.