Terduga Teroris MK Ternyata Terkait Jaringan Teroris di Medan

NASIONAL

JAKARTA,(PRLM).-Terduga teroris berinisial MK (27) yang ditangkap di Bandung, Kamis (30/8) lalu, ternyata terkait dalam jaringan teroris di Medan. Polisi menduga MK memiliki peraanan penting dalam jaringan teroris di Indonesia.

"Tersangkan sudah ditangkap densus. Ini berkaitan dengan rangkaian penangkapan di Medan. MK (27), seorang programer di bidang jasa pelayanan informatika," katanya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/8).

Boy mengatakan, terungkap fakta bahwa MK telah melakukan sejumlah pengiriman uang untuk latihan teroris di Poso. Diperkirakan uang yang berhasil diraup kelompok Rizki Gunawan lebih dari Rp 6 miliar.

"Kita terus lakukan penyidikan terhadap mereka yang memberi bantuan dengan cara meng-hack situs investasi online. Tersangka telah ditahan di Bareskrim Polri," katanya.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan di Bandung, kata Boy, pihaknya kemudian menemukan komputer genggam, surat-surat kendaraan, nomor rekening, 60 keping CD dan flash disk.

Semua barang itu telah disita dan akan dijadikan barang bukti. "Kita terus telusuri terhadap kelompok yang beri bantuan teror atau rencana teror," katanya. (A-194/A-89)***

Baca Juga

“Minta Saham” Belum Penuhi Unsur Permufakatan Jahat

NASIONAL

JAKARTA,(PRLM).- Pakar hukum pidana Andi Hamzah menilai, kasus permintaan saham yang diduga melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto belum penuhi unsur ‘permufakatan jahat’ karena yang namanya permufakatan jahat itu setidaknya harus ada dua orang yang membuat kesepakatan untuk melakukan keja

Gempa 5,3 SR Guncang Sumbawa

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah tenggara Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (9/1/2016).

2015, Pengadilan Tinggi Agama Banjarnegara Tangani 2.850 Perkara Gugat Cerai

NASIONAL

BANJARNEGARA, (PRLM).- Sedikitnya 2.850 perkara gugat cerai diterima Pengadilan Tinggi Agama Kelas I A Banjarnegara, sebanyak 2499 diputus cerai sepanjang 2015. Sementara selama 6 hari atau sampai 6 Januari 2016 perkara cerai gugat tercatat sudah 451 kasus dan 144 sudah diputus cerai.

Jika Keliru Penyebutan Jumlah Pendapatan Pajak, Menkeu Harus Minta Maaf

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pengamat Hukum Tata Negara Dr Daniel Yusmic menyarakan agar Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro meminta maaf kepada publik jika ada kekeliruan dalam penyebutan jumlah pendapatan pajak negara tahun 2015 lalu.