Polisi Terus Selidiki Pelaku dan Motif Pembunuhan Pasutri di Jalan Cibadak

BANDUNG, (PRLM).- Polisi masih menyelidiki dan belum dapat menyimpulkan motif serta siapa pelaku dari pembunuhan yang menewaskan pasangan suami istri Warji (82) dan Ibu Slamet (78). Namun, kasus tersebut menjadi atensi untuk segera terungkap.

“Kasus pembunuhan yang menewaskan pasangan suami istri di Jalan Cibadak, masih kita selidiki. Dan, itu menjadi atensi untuk segera terungkap," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Komisaris Rosdiana, Senin (27/8/12).

Rosdiana mengatakan, selain sejumlah barang bukti yang telah diamankan. Saksi yang sudah dimintai keterangan ada tujuh.

Mereka adalah anggota keluarga dari korban, anak, juga orang yang mengetahui kejadian. "Belum dapat dipastikan motif dari pembunuhan itu. Apakah ada dendam atau pelaku adalah orang yang saling mengenal. Kini kita masih menyelidikinya," jelasnya.

Pada Selasa (14/8/12), pasangan suami istri itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam kediamannya di Jalan Cibadak Nomor 328, RT 1 RW 1, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Diduga keduanya menjadi korban pembunuhan dan telah tewas lebih dari lima jam akibat hantaman benda tumpul di kepala.

Sebelumnya, pasutri itu ditemukan dengan kondisi tubuh keduanya bersimbah darah akibat hantaman benda tumpul oleh pelaku. Bahkan, gigi bagian atas dari Slamet sebagian besar hilang. Diduga wajahnya dihantam pelaku ke tembok.

Orang yang pertama kali mengetahui pasangan suami istri (pasutri) itu tak bernyawa adalah Antonius. Dia yang merupakan menantu dari korban curiga dengan telefon yang tidak dijawab-jawab oleh mereka.

Akhirnya, dia bersama anggota polisi dan Ketua RW masuk ke dalam rumah melalui atap. Dan, benar diketahui mereka sudah meninggal.

Kasus yang diduga murni pembunuhan itu, diketahui dari pelaku yang mengantam kepala korban dengan benda tumpul lebih dari dua kali. Lalu wajah korban ke lantai atau tembok.

Saat itu, posisi suami ditemukan dalam keadaan terlentang di ruang keluarga. Sedangkan istri di dapur yang tak jauh jaraknya dengan posisi suami. Dengan posisi miring. Lalu gigi atas istri rontok,” jelasnya. (A-195/A-108)***

Komentari di Facebook !