Mayat Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan Warga Cimalaka Sumedang

SUMEDANG, (PRLM).- Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas, ditemukan warga tergeletak di sekitar mata air dalam kondisi bersimbah darah. Diduga, mayat tersebut korban pembunuhan.

Mayat itu ditemukan Ny. Enok (64) warga sekitar di Dusun Cikandung RT 04/RW 02, Desa Nyalindung, Kec. Cimalaka, Selasa (21/8) pagi. Enok menemukannya ketika akan mengambil air di mata air tersebut.

Adapun ciri-ciri korban, antara lain rambut lurus, kulit sawo matang, memakai jaket parasit hitam, celana jeans warna telur asin, sandal gunung motif loreng.

Selain itu, korban mengenakan gelang dan kalung rantai, cincin perak di jari tangan kiri serta di tangan kiri dan kanannya terdapat tattoo.

“Mayat korban sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, Ajun Komisaris Suparma ketika dikonfirmasi di mapolres, Selasa (21/8).

Ia mengatakan, ketika ditemukan, mayat laki-laki berumur antara 25 sampai 30 tahun itu, dalam posisi tengkurap di sekitar mata air. Di sekitar dadanya, bersimbah darah akibat luka tusukan senjata tajam (sajam).

Di bagian dada kirinya terdapat dua luka tusukan dan dada kanannya satu luka tusukan. “Dengan luka tusukan senjata tajam tersebut, dugaan sementara korban ‘Mr X’ ini, tewas akibat dibunuh,” kata Suparma.

Hingga kini, lanjut dia, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Hanya saja, petugas menemui kesulitan dalam menyelidiki dan mengungkap kasus itu karena mayat korban tidak diketahui identitasnya.

“Karena tidak ada identitasnya, sehingga kami sulit untuk mencari keluarganya sekaligus mengungkap motif atau penyebab kasus pembunuhan ini. Apakah ada permasalahan atau konflik? kita juga belum tahu. Di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) pun, tidak ditemukan barang bukti senjata tajam,” kata Suparma.

Ia menambahkan, kronologis penemuan mayat itu, berawal ketika Ny. Enok hendak mengambil air di sekitar mata air di Dusun Cikandung. Saat mendekati mata air, dia langsung terperanjat karena melihat ada sesosok mayat tergeletak di sekitar mata air.

Tanpa basa-basi, saat itu juga Enok langsung memberitahukan kepada aparat RT dan RW setempat. Mendengar informasi itu, aparat setempat bersama warga melaporkan ke kantor Polsek Cimalaka dan Polres Sumedang. “Mendapat laporan ini, anggota kita langsung meluncur ke TKP,” tuturnya. (A-67/A-89)***

Baca Juga

Ahmad Heryawan: Berita Hoax Mengganggu Pembangunan

BANDUNG, (PR), -  Keseriusan pemerintah dalam memerangi kabar kibul (Hoax) memasuki puncaknya saat ‘Pabrik hoax’ Saracen dibongkar Polri, Rabu 23 Agustus 2017 lalu.  Tiga orang tersangka telah diamankan terkait kasus ini.