Satpam SMA N Cikarang Utara Tewas Dibunuh Perampok

BEKASI, (PRLM).- Seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Anda (30), menjadi korban pembunuhan yang dilakukan kawanan perampok yang menggasak sejumlah uang dan barang di sekolah tersebut yang beraksi pada Sabtu (18/8/12) dini hari.
Korban untuk pertama kali sudah tidak bernyawa oleh rekan kerjanya satu shift, Setia Kusworo (38). Setia menemukan korban telentang di masjid setelah sahur.
“Saya melihat korban seperti yang sedang tidur di masjid. Saya sempat memadamkan lampu masjid dan tidak mengganggu korban,” ungkap Setia saat dimintai keterangan di lokasi kejadian di SMAN 1 Cikarang Utara, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Namun, alangkah terkejutnya Setia, saat ia kembali beberapa saat kemudian yang melihat korban seaakan tidak bergerak dari posisi pertama kali ia lihat. Setia pun mengaku penasaran dan langsung menghampiri korban. “Saya terkejut yang saat itu saya melihat ada bercak darah di badan korban. Saya pun langsung menghubungi rekan kerja saya yang lainnya dan menghubungi polisi,” katanya.
Tidak lama kemudian, polisi pun tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan oleh TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban. Setelah proses identifikasi terhadap korban selesai dilakukan, polisi pun memasang garis polisi di sekitar pintu masjid tersebut.
Korban yang merupakan warga Perumahan Bagasasi Blok G2 Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Rosana yang letaknya tidak jauh dari tempat kejadian. Namun, korban diyakini sudah menghembuskan nafas terakhirnya karena mengalami luka tusukan di bagian leher dan perut karena dibunuh kawanan perampok yang menggondol uang sejumlah Rp 2,5 juta, 1 unit laptop. Korban pun kemudian dibawa ke RS Keramat Jati Jakarta untuk dilakukan autopsi.
Dari tempat kejadian perkara, petugas pun menemukan linggis yang diperkirakan digunakan pelaku untuk membongkar brankas yang terletak di ruang rapat kepala sekolah. Dari hasil pengembangan yang dilakukan Satuan Resimen Kriminal Polsek Cikarang Utara, petugas menemukan ada upaya pengrusakan brankas. Namun, brankas gagal dibongkar pelaku karena diperkirakan kepergok korban yang berpatroli keliling kompleks sekolah. Korban pun dihabisi pelaku untuk menghilangkan jejak.
Saat ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara sedang melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang saksi terkait kejadian tersebut. (A-198/A-88)***
saya mewakili SMAN 1 CIkarang
saya mewakili SMAN 1 CIkarang Timur Mengucapkan Turut berduka cita,,
Semoga amal ibadahnya di Terima ALLAH SWT dan meninggal dalam Keadaan SYAHID...
kami segenap guru dan TU SMAN
kami segenap guru dan TU SMAN 1 Cibarusah, mengucapkan turut berduka cita atas kejadian yang menimpa keluarga besar SMAN 1 Cikarang Utara khususnya Keluarga Korban, semoga almarhum diterima disisi Allah SWT. dan keluarga yang ditinggalkan ada dalam ketabahan menerimanya, karena sudah kehendak Allah SWT., amin ya rob.
inilah salah satu bukti
inilah salah satu bukti kebobrokan dari sman 1 cikarang utara, siapa kepala sekolahnya
yang meneguk uang yang banyak dari siswa namun tidak dibagi kan ke para karyawannya.
terpilih menjadi ketua pgri namun didalamnya busuk
orang baik di sayang
orang baik di sayang tuhan...
Allah ambil beliau cepat karena rindu..
tewas ketika selesai salam sholat subuh dan dlm menjalankan tugas,
semoga beliau termasuk kedalam orang yg sedang berjihad dan mendapat tempat
terhormat di alam sana...amien...
jasa-mu kami kenang, doa kami selalu menyertaimu pak Anda..
saya tidak mengenal beliau (
saya tidak mengenal beliau ( Alm. ) karena sewaktu saya bersekolah d sana beliau blm masuk. tapi saya sangat prihatin dan turut berduka cita atas kejadian ini, semoga keluarga yg ditinggalkan di berikan ketabahan dan amal ibadah Alm. semasa hidup diterima disisinya....amiiinnn
pesan untuk dewan sekolah agar lebih selektif lagi dalam memilih staff nya...
mudah-mudahan perampok nya
mudah-mudahan perampok nya alias pembunuh nya d hukum setimpal sesuai dengan perbuatannya
kalau perlu di hukum MATI.........................................
sesuai perkiraan pelakunya
sesuai perkiraan pelakunya orang dalam.. tp info yg terbaru yg saya ketahui... barang bukti masih belm di umum kan oleh pihak" terkait...
padahal pa anda orang nya
padahal pa anda orang nya baik ramah :( semoga pelaku nya di hukum seberat berat nya
cukup mengesankan juga...
cukup mengesankan juga... rampok yg tau seluk beluk ruang rapat kepala sekolah itu.... smg cpt" tertangkap ya...
dri info yg sya terima sih
dri info yg sya terima sih pelaku sudah di temukan, ada 4 orang,,,
Post new comment