Monumen Pesawat Dicat dengan Motif yang Menarik

MALANG, (PRLM).- Keindahan dan kerapian Lanud Abd Saleh senantiasa harus dipertahankan, bahkan harus bisa ditingkatkan. Demikian salah satu harapan Komandan Lanud Abd Saleh Marsekal Pertama TNI Gutomo, S.IP.
Menindak lanjuti harapan tersebut, kepada anggota lanud selalu ditekankan untuk menjaga kebersihan dan merawat fasilitas-fasilitas dan bangunan termasuk monument pesawat yang ada di lingkungan Lanud. Berkaitan dengan hal tersebut Danlanud memerintahkan untuk mengecat seluruh monumen pesawat yang ada di Lanud dan yang ada di Kota Malang.
Dari 9 monumen yang ada telah selesai dilakukan pengecatan, dimulai dari monumen pesawat di gerbang masuk ke Lanud dengan jenis pesawat Mustang yang dulu dikenal dengan si “cocor merah”. Monumen pesawat yang diresmikan tanggal 18 April 1980 itu di cat dengan motif moncong pesawat berupa lukisan ikan hiu yang kelihatan gigi-giginya yang runcing.
Kemudian, apabila kita masuk ke gerbang depan komplek Lanud, berada di sebelah kanan terdapat satu monument pesawat jenis B-25 Mitchel, merupakan pesawat Bomber dicat dengan motif sama moncongnya lukisan ikan hiu yang kelihatan giginya yang runcing.
Selanjutnya monument pesawat yang ada di Taman bermain dan jogging track dengan jenis pesawat AVIA yang diresmikan tanggal 28 Februari 2007, sesuai arahan KSAU dan Komandan Lanud Abd Saleh ide kreatif Kadislog Lanud Abd Saleh Kolonel Tek Asfan Jauhari S.AP dicat dengan lukisan-lukisan yang lucu-lucu dalam dunia anak-anak. Dengan harapan agar menarik minat dari anak-anak warga Lanud untuk bermain di taman tersebut.
Monumen pesawat yang keempat adalah pesawat jenis Bomber B-26 Stafer yang dioperasikan TNI AU tahun 1959 sampai dengan 1977. Monumen ini juga dicat dengan motif nosenya dilukis kepala ikan hiu yang kelihatan gigi-giginya yang tajam dan sebelah kirinya ada satu lagi monument pesawat dengan jenis Albatros dan catnya juga sudah diperbaiki.
Monumen selanjutnya adalah monument pesawat OV-10 Bronco yang berada di samping base ops Lanud Abd Saleh dengan cat dasar warna hijau tua. Kemudian terdapat 2 monumen pesawat jenis Cessna, satu di depan pintu masuk Skadron 4 dan satu lagi di depan kantor Syaf Intelpam Lanud Abd.
Sementara itu ada satu monument pesawat yang ada di Kota yaitu di jalan Sukarno Hatta, Malang dengan jenis pesawat Mig-17 yang diresmikan tanggal 20 Agustus 1999, motif pengecatan moncong pesawat dilukis ikan hiu dengan kelihatan gigi-giginya yang runcing.
Masih ada lagi monumen pesawat dalam perawatan Lanud Abd Saleh berada di luar Lanud yaitu di Kabupaten Lumajang dan di bendungan wisata Selorejo, Ngantang-Malang. Kedua monumen pesawat tersebut selama ini kurang mendapat perawatan sehingga rencana ke depan akan di tarik ke Lanud Abd Saleh.
Dari semua monumen pesawat tersebut adalah pesawat-pesawat yang bernah Berjaya dalam memperkuat Angkatan Udara Republik Indonesia pada zamannya, sehingga untuk mengabadikan sejarah perjuangan pesawat pesawat tersebut kita harus peduli untuk menjaga dan merawatnya di samping sebagai ornament untuk mempercantik dan memperindah suatu kawasan atau taman di suatu wilayah.(A-147)***
Post new comment