Kamis, 20 Jun, 2013

Kartu Kredit dan Mesin ATM Masuk Pasar Myanmar

REUTERS/"PRLM"
REUTERS/"PRLM"
MYANMAR masih sangat sedikit memiliki mesin ATM dan selama ini melarang penggunaan kartu kredit.*

RANGOON, (PRLM).- Barangkali tidak lama lagi akan lebih mudah melakukan transaksi kartu kredit dan debit di Myanmar, setelah perusahaan layanan keuangan Visa mengumumkan pihaknya sedang bersiap-siap memasuki pasar yang didominasi uang tunai negara di Asia Tenggara itu.

The Wall Street Journal melaporkan, bahwa Visa sedang melatih para pekerja bank setempat untuk menggunakan sistiem pembayaran elektronik untuk membantu memodernisasi ekonomi Myanmar, yang sedang bangkit setelah mengalami sanksi-sanksi internasional selama puluhan tahun.

Meskipun melakukan transaksi elektronik telah menjadi sesuatu yang biasa di tempat lain di dunia, hal itu hampir tidak mungkin dilakukan di Myanmar. Negara miskin itu memiliki sangat sedikit mesin-mesin ATM dan bisnis telah sejak lama dilarang untuk menerima kartu-kartu kredit yang diakui internasional.

Tetapi Visa mengatakan arus besar para pengunjung internasional yang akan datang ke negara itu menyusul pelonggaran sanksi-sanksi, akan membuat perlu bagi Myanmar untuk menyediakan layanan pembayaran elektronik untuk orang-orang yang enggan membawa uang tunai. (voa/A-147)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR