Rumput SUS Gedebage Sudah Terpasang

PROYEK pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage yang terletak di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (15/8). Rumput pada lapangan di SUS Gedebage mulai ditanam.*
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
PROYEK pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage yang terletak di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (15/8). Rumput pada lapangan di SUS Gedebage mulai ditanam.*

BANDUNG, (PRLM).- Rumput Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage sudah mulai dipasang. Begitu juga bagian atap tribun selatan dan utara sudah terpasang seluruhnya. Sedangkan untuk tribun barat, baru mulai dipasang. Dalam beberapa bulan ke depan, akan terlihat atau tribun saling menyambung.

Engineering Manager PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek, Hanif Setyo Nugroho mengatakan secara keseluruhan, progres pembangunan per awal pekan ini sudah mencapai sekitar 60 persen terhadap nilai kontrak Rp 545 miliar termasuk 2 scoring board dan 160 unit lampu sorot lapangan.

Dijelaskan Hanif, saat ini tribun bagian selatan yang menghadap ke Tol Purbaleunyi dan utara yang menghadap ke permukiman warga, sudah terpasang seluruhnya. Hanya tinggal beberapa bagian saja untuk penyelesaian akhir.

"Atap selatan dan utara sudah selesai (terpasang). Sekarang kita sedang pasang atap tribun barat," kata Hanif, Rabu (15/8/12).

Selain atap yang sudah terpasang, Hanif pun menuturkan perkembangan menggembirakan lainnnya. Saat ini, tambahnya, rumput stadion sudah mulai ditanam. Dari luas lapangan sepakbola, saat ini sudah terpasang sekitar 15-20 persen.

"Rumput itu sudah ditanam mulai bulan Juli lalu. Kalau normal, 4 bulan setelah pertama ditanam sudah bisa dipakai. Sekitar bulan November lah sudah tumbuh semua," katanya.

Sementara itu berkenaan dengan Lebaran, Hanif menyatakan secara umum aktifitas di proyek akan diliburkan sejak H-3 hingga H+3 atau sejak 16 Agustus hingga 23 Agustus. Artinya, pekerjaan kembali akan dimulai pada 24 Agustus.

"Seperti tahun lalu, kita akan libur dulu mulai H-3 sampai H+3. Nanti pekerjaan dilanjut lagi tanggal 24 Agustus," kata Hanif. (A-113/A-88)***

Baca Juga

Cegah Pungli di Taman Kota, Pemkot Bandung Siap Bentuk Poltam

BANDUNG, (PR).- Untuk mengantisipasi adanya pungutan liar (pungli) oleh oknum tertentu di taman kota, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) berencana membentuk polisi taman

Pengelolaan Aset di KBB Belum Terkelola dengan Baik

NGAMPRAH, (PR).- Pengelolaan aset daerah milik Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih belum tertata dengan baik. Dari sekitar 1.600 bidang tanah yang dimiliki Pemkab Bandung Barat, sekitar 40 persen di antaranya masih belum memiliki sertifikat.

#KlipingPR Ramalan Tata Ruang Kota Bandung Masa Depan

31 Maret 1990. ”Sebaik-baiknya kota, adalah kota yang berencana”. Demikianlah kalimat pembuka esai Haryoto Kunto yang dimuat di Harian Umum Pikiran Rakyat edisi 31 Maret 1990. Esai itu berjudul ”Tata Ruang Kota Bandung Masa Mendatang”.

Dadang Naser Janji Tanggulangi Banjir

SOREANG, (PR).- Bupati Bandung Dadang M. Naser berdialog dengan korban banjir yang berdemonstrasi di Pemkab Bandung, Jumat, 31 Maret 2017.