Minggu, 19 May, 2013

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jabar Gelar Pasar Murah

RIZKA RAKHMAN/"PRLM"
RIZKA RAKHMAN/"PRLM"
BEBERAPA pegawai negri sipil dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat membeli beberapa produk olahan di pasar murah yang diselengarakan di area parker perkantoran jalan Jalan Surapati no 71 Bandung, Rabu (15/8).*

BANDUNG, (PRLM).- Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat menggelar acara pasar murah. Hal itu, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pokok para karyawan dan warga sekitar untuk menghadapi Hari Raya Idulfitri 1433 H.

“Kali ini kami menghimpun pedagang untuk menjual kebutuhan pokok seperti daging dan telur lebih murah dibanding di pasar. Hal itu, kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok yang melambung tinggi menjelang hari raya tiba,” tutur Kepala Bidang Bina Usaha Dody Firman Nugraha saat ditemui “PRLM” di ruang kerjanya Jalan Surapati no 71 Bandung, Rabu (15/8)

Sementara itu, acara tersebut diikuti oleh puluhan pedagang. “Kami menyiapkan 45 tenda. Setiap tenda diisi dua atau tiga pedagang,” katanya

Dia juga menjelaskan, para pedagang tersebut sebagian besar adalah dari kelompok binaan di berbagai daerah. “Kami mengundang kelompok binaan kami dari tiap kabupaten untuk menjual hasil produksinya,” katanya.

Sementara itu, pasar murah ini lebih variatif, karena menawarkan segala kebutuhan Lebaran, mulai dari fashion, perlengkapan salat, kue kering, minuman syirup, dan abon. Selain itu, pihaknya juga menghadirkan beberapa pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). “Di sini pedagang tidak hanya menjual bahan pokok saja. Tapi, mereka juga menjual bahan olahan,” katanya.

Menurut Dody, pasar murah ini tidak mematok target. Karena, yang terpenting bagaimana menyiapkan kebutuhan yang murah dan terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, acara tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin dalam bulan Ramadan.

“Ini baru tahun kedua kami selengarakan acara seperti ini. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Mengingat, pada momen hari raya biasanya ada peningkatan ekspetasi masyarakat terhadap konsumsi dan hal tersebut dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga “ tutur Dody

Dengan adanya kegiatan pasar murah kali ini, dia berharap kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok bisa diredam. “Kegiatan ini setidaknya memberikan dampak psikologis terhadap pedagang. Sehingga, mereka tidak menaikkan bahan-bahan kebutuhan pokok,” katanya. (CA-11/A-147)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.