Pariwisata Berkontribusi Ciptakan Lapangan Kerja

JAKARTA, (PRLM).- Isu Kepariwisataan Global saat ini adalah bagaimana membuat sektor pariwisata mendunia. Buktinya, di tahun 2012 menjadi milestone atau tonggak bagi kepariwisataan global dan nasional. Hal itu, sebagaimana dikatakan Sekjen Kemenparekraf, Drs . Wardiyatmoko, M.Sc. dalam dialog 'Restra Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2012-2014, dan Isu Kepariwisataan Global' di Jakarta.
Milestone juga mengemukan dalam pertemuan G20 di Los Cabos, Meksiko, 18-19 Juni 2012. Isu itu ditindaklanjuti dalam pertemuan T20 atau forum antarmenteri pariwisata negara anggota G20. Seperti diketahui, Indonesia meruapakan satu-satu negara di Asean yang menjadi anggota T20.
"Program parisati itu makin dipertegas pada pertemuan Rio+20 di Rio de Jeneiro, Brazil, 20-22 Juni 2012. Para peserta sepakat turisme semakin penting dan turut membangun peradaban dan kemajuan. Pertemuan menteri pariwisata sudah berjalan selama empat kali dan baru dibawa ke G20 sekali. Pertemuan Leaders Declaration secara ekplisit memasukkan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor yang memiliki kontribusi penting terhadap penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekomoni dan penghidupan yang layak," ujar Wardiyatmoko.
Menurut Wardiyatmoko, tahun ini terdapat 1 miliar wisatawan internasional yang mempengaruhi perkembangan wisata Indonesia. Belum lagi wisatawan domestik yang jumlahnya terus meningkat. Tahun depan diperkirakan menjadi 1,8 miliar wisatawan internasional yang akan mengunjungi Indonesia.
Wardiyatmoko menambahkan, parisiwata diharapkan dapat membantu bumi ini menjadi lebih lestari, dengan turut membantu terjadinya perubahan iklim. Asumsinya, kalau pembangunan kepariwisataan berhasil di daerah pedesaan dengan mengurangi kemiskinan, akan mengurangi urbanisasi. Sebab urbanisasi menciptakan polusi, dan menciptakan efek rumah kaca.Hipotesis kedua, pariwisata dapat membantu pengembangan lingkungan hidup.(Mun/A-147)***
Post new comment