Meski Hari Pasaran, Arus Lalin di Tegalgubug Normal

SUMBER, (PRLM).-Meskipun pada Selasa (14/8) merupakan hari pasaran dan sudah memasuki H-5 Lebaran, namun, arus lalu lintas (lalin) di jalaur pantura Pasar Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon masih terlihat normal.

Sesekali arus tersendat, bahkan sempat macet. Kemacetan akibat aktivitas para pembeli dan pedagang pasar yang merambah sampai ke bahu jalan raya pantura. Kendati demikian, atas kesigapan petugas, arus kembali normal.

Guna mengantisipasi kemacetan yang biasa terjadi setiap hari pasaran, apalagi menjelang Lebaran, polisi telah membuat pagar betis di depan pasar. Petugas juga selalu membantu pembeli yang menyeberang di sekitar pasar. Hal itu dilakukan untuk menertibkan arus lalu lintas.

Sementara itu, Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar mengaku telah menerjunkan personel untuk menertibkan lalu lintas di Pasar Tegal Gubuk sebelum aktivitas pasar dimulai, yakni pada Selasa dini hari.

Menurut dia, semakin meningkatnya volume kendaraan akan berpengaruh dan menjadi penyebab antrean kendaraan di jalur pantura. Di luar musim mudik saja kawasan sekitar pasar Tegal Gubug sering macet, apalagi, menjelang Lebaran. "Apabila terjadi antrean kendaraan panjang, di kawasan Pasar Tegal Gubug ini, kita arahkan kendaraan ke jalur alternatif Bunder-Jenun-Gintung-Arjawinagun agar arus lalu lintas tetap lancar," kata Hero.(A-146/A-147)***

Baca Juga

santri karawang pelatihan kader kesehatan.jpg

Santri Pesantren di Karawang Dididik Jadi Kader Kesehatan

KARAWANG, (PR).- Sejumlah santri dari berbagai pondok pesantren (Ponpes) di Karawang mengikuti pelatihan kader pos kesehatan pesantren (Poskestren), di salah satu rumah makan di bilangan Karawang Timur, Rabu 19 Juli 2017.

FKPPI Jabar Dukung Perppu Ormas

BANDUNG,(PR).- Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Jabar mendukung keputusan pemerintah yang telah menerbitkan Perppu Ormas.

Tim Sisir untuk Realisasikan Target Pajak

SUKABUMI, (PR).- Pemerintah Kota Sukabumi, Kamis 20 Juli 2017, telah membentuk tim sisir penarikan pajak dari masyarakat. Tim tidak hanya menarik Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).