Meski Hari Pasaran, Arus Lalin di Tegalgubug Normal

SUMBER, (PRLM).-Meskipun pada Selasa (14/8) merupakan hari pasaran dan sudah memasuki H-5 Lebaran, namun, arus lalu lintas (lalin) di jalaur pantura Pasar Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon masih terlihat normal.

Sesekali arus tersendat, bahkan sempat macet. Kemacetan akibat aktivitas para pembeli dan pedagang pasar yang merambah sampai ke bahu jalan raya pantura. Kendati demikian, atas kesigapan petugas, arus kembali normal.

Guna mengantisipasi kemacetan yang biasa terjadi setiap hari pasaran, apalagi menjelang Lebaran, polisi telah membuat pagar betis di depan pasar. Petugas juga selalu membantu pembeli yang menyeberang di sekitar pasar. Hal itu dilakukan untuk menertibkan arus lalu lintas.

Sementara itu, Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar mengaku telah menerjunkan personel untuk menertibkan lalu lintas di Pasar Tegal Gubuk sebelum aktivitas pasar dimulai, yakni pada Selasa dini hari.

Menurut dia, semakin meningkatnya volume kendaraan akan berpengaruh dan menjadi penyebab antrean kendaraan di jalur pantura. Di luar musim mudik saja kawasan sekitar pasar Tegal Gubug sering macet, apalagi, menjelang Lebaran. "Apabila terjadi antrean kendaraan panjang, di kawasan Pasar Tegal Gubug ini, kita arahkan kendaraan ke jalur alternatif Bunder-Jenun-Gintung-Arjawinagun agar arus lalu lintas tetap lancar," kata Hero.(A-146/A-147)***

Baca Juga

Warga Miskin Indramayu Bertambah

INDRAMAYU, (PR).- Jumlah warga miskin di Kabupaten Indramayu meningkat 4,04 persen. Kenaikan tersebut menurut Badan Pusat Statistik dari pengolahan data Sensus Ekonomi Nasional (Susenas) 2015.

Keramba Jaring Apung di Waduk Jatiluhur Ditertibkan

PURWAKARTA, (PR).-‎ Tim gabungan dari berbagai unsur dilibatkan dalam operasi penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan waduk Jatiluhur,‎ Purwakarta, Senin, 14 November 2016.

Lima Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir

CIKARANG, (PR).- Ribuan rumah di lima kecamatan di Kabupaten Bekasi terendam banjir, Senin 14 November 2016. Banjir yang berasal dari luapan Sungai Citarum ini tidak hanya merendam permukiman, namun juga sejumlah sekolah dan tempat peribadatan.