Bupati Bekasi Ajukan Beberapa Nama Calon Sekda

BEKASI, (PRLM).- Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin akan mengajukan beberapa nama untuk pergantian jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Dadang Mulyadi, setelah libur panjang Lebaran. Hal itu karena waktu yang mepet jika dilakukan sebelum Lebaran. Setelah itu, Neneng pun akan melakukan mutasi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Pastinya jabatan sekda yang baru, akan kita usulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah lebaran 2012 ini. Kalau diajukan sekarang mungkin terlalu mepet ," kata Neneng kepada wartawan, Selasa (7/8).

Lebih lanjut Neneng mengatakan, saat dirinya mulai menjabat sebagai Bupati, Sekda Dadang sempat menyatakan kalau dirinya sudah pasrah jika harus diganti posisinya dengan pegawai yang lain. Meskipun Dadang sendiri tidak terlihat ambisi untuk menguasai kembali jabatan PNS tertinggi se Kabupaten Bekasi ini.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, diungkapkan Neneng, sangat diperlukan adanya jabatan sekretaris daerah yang bisa mengatur PNS. Diketahui, saat ini di Pemerintah Kabupaten Bekasi, jumlahh PNS aktif berjumlah 14 ribu orang.

Diakui Neneng, saat ini dirinya pun sedang mencari figur pemimpin yang cocok untuk dicalonkan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi yang akan diajukan ke Gubernur Jawa Barat. “Memang saya sedang menilai anak buah saya yang cocok untuk dijadikan Sekda Kabupaten Bekasi. Dalam hal ini, penetapan seorang sekretaris daerah dilakukan oleh gubernur bukan oleh bupati,” ujarnya.

Diakui dia, saat ini banyak pegawai khususnya eselon dua yang mulai berebut untuk mencari perhatian dari Bupati Neneng. Apa lagi yang nama-nama pegawai tersebut sudah mulai mencuat ramai di media massa.

Kendati itu, Neneng meyakini tidak akan tertipu dengan cara-cara pejabat eselon dua yang cari perhatian hanya untuk mengharapkan namanya diusulkan ke Gubernur Jawa Barat. Namun dia mencari figur pemimpin PNS yang benar-benar loyal terhadap pimpinan, serta paling utama bisa bekerja mengelola pegawai. "Saya sedang menilai antara pejabat-pejabat eselon dua yang bekerja hanya untuk cari muka terhadap saya dengan pejabat yang sungguh-sungguh bekerja demi pembangunan Kabupaten Bekasi," tuturnya.

Rencananya Neneng akan mengusulkan kelima pejabat eselon dua ini ke pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah libur Idul Fitri, yakni, Kepala BKD Sutisno, Kepala BPPT Muhyiddin, Kepala Bappeda Jamary Tarigan, Asisten Daerah (Asda) 1 Ahmad Kosasih, dan Asda 3 Uju. (A-198/A-147)***

Baca Juga

Pandai Besi, Profesi di Tepi Zaman

PERAJIN alat-alat pertanian dan pembangunan tradisional atau pandai besi di Kabupaten Majalengka semakin punah karena kurangnya minat anak muda. Desa Bongas Wetan yang pada jaman dulu menjadi sentra pandai besi kini tinggal tersisa 4 kelompok lagi.

Membuat Kaos Berlogo Palu Arit, Dua Warga Sukabumi Ditangkap

SUKABUMI, (PR). Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi Kota mengamankan dua orang warga di Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi setelah polisi menerima laporan warga terkait aktivitas pembuatan kaos berlogo percis lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ratusan Warga Terkena Razia KTP

GARUT, (PR).- Ratusan warga terkena razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut mendapati banyak warga yang masih memiliki KTP konvensional.

42 Pengedar Narkoba Ditangkap

DEPOK, (PR).- Sebanyak 42 pengedar narkoba jenis sabu dan ganja ditangkap aparat Kepolisian Resort Kota Depok selama Mei 2016. Polisi menyita sabu seberat 49,66 gram dan ganja 1,906 gram.