Senin, 20 May, 2013

Gedebage Diusulkan Menjadi Terminal Logistik

BANDUNG, (PRLM).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prov. Jawa Barat mendesak Pemprov. Jabar menjadikan dryport Gedebage sebagai terminal logistik Jawa Barat. Pemanfaatan dryport itu memiliki banyak manfaat bagi Pemprov. Jabar juga warga Jabar.

Ketua Komisi B DPRD Prov. Jabar Selly Gantina mengatakan, pemanfaatan dry port itu mengharuskan pengaktifan kembali jalur-jalur kereta api logistik. "Dengan pengaktifan itu maka akan mengurai jalur-jalur kemacetan yang selama ini dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar logistik. Ini tentunya menjaga pemeliharaan jalan," ujarnya, Minggu (5/8) petang, dihubungi via telfon selulernya.

Selly menuturkan, pemanfaatan dry port itu mendesak karena beban sarana transportasi darat sudah overload. Karena itu pemerintah harus mencari alternatif dan solusi dalam transportasi logistik, khususnya untuk kendaraan-kendaraan besar yang membawa logistik.

"Kondisi sekarang, kemacetan dan kerusakan jalan terbesar diakibatkan dari kendaraan logistik yang melebihi beban jalan. Jembatan timbang pun difungsikan sebagaimana mestinya dan hanya menjadi sarana pungli sejumlah oknum. Akibatnya, biaya untuk pemeliharaan jalan meningkat karena jalan-jalan darat seringkali rusak. Padahal dana itu bisa dipakai untuk keperluan rakyat lainnya jika jalanan tidak rusak," katanya.

Manfaat lainnya dari dry port ialah mempercepat proses tata niaga dari hulu ke hilir. Selama ini, kata Selly, seringkali kebutuhan logistik seperti sembako, datang terlambat sehingga kualitas barang pun sudah tidak bagus lagi. "Akibatnya terjadilah rush harga komoditas tertentu di pasaran. Melalui jalur kereta, hal itu bisa dihindari," ucapnya.

Hal terpenting lainnya ialah Jabar akan mendapatkan nilai bagi hasil pajak yang jelas besarannya, jika semua proses pengiriman barang untuk ekspor bisa dilakukan di dry port Gedebage. "Apalagi kalau Jabar bisa membentuk BUMD baru khusus yang menangani permasalahan logistik," tutur Selly.

Diharapkan, pemprov dan pemerintah pusat harus membuat regulasi baru sebagai alternatif transportasi logistik. "Yaitu memaksimalkan dan menfungsikan kembali jalur kereta api khusus logistik dari sentra-sentra penghasil barang di daerah-daerah ke dry port Gedebage untuk disalurkan ke kawasan lain. Selama ini kan barang dari Jabar dipusatkan di Tanjung Priok. Jabar sebagai daerah penghasil, tidak kebagian apa-apa," ujarnya.

Untuk itu, kata Selly, harus ada good will dari Pemprov. Jabar, khususnya mengenai urusan perhubungan. "Kewenangan Gedebage itu kan ada di bawah Dephub atau PT Pelindo. Jadi Dishub Jabar bisa menindaklanjutinya dengan melakukan koordinasi langsung terhadap dua pihak tadi dan pemerintah pusat," tegasnya. (A-128/A-199/A-26).***

Sangat setuju sekali Gde Bage

Anonymous's picture

Sangat setuju sekali Gde Bage jadi Terminal logistik, karena sarana prasarananya memadai.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR