Senin, 20 May, 2013
Memperlancar Arus Mudik

Polres Subang Akan Tutup 225 Titik Putar di Jalur Pantura Subang

SUBANG, (PRLM).- Kepolisian Resort Subang akan menutup 225 dari 260 titik putar (u-turn) di sepanjang jalur pantai utara (pantura) Subang untuk memperlancar arus mudik Lebaran tahun ini. Sebanyak 1.488 personel gabungan dari Polres Subang, TNI, Dinas Perhubungan dan instansi terkait akan diturunkan untuk melakukan pengamanan pada arus mudik nanti.

“Penutupan u-turn sudah dan sedang dilakukan. Dari 45 km jalur pantura di Subang, hanya 2,3 km di antaranya yang akan dibuka untuk penempatan 35 u-turn,” kata Kapolres Subang, Ajun Komisaris Besar M. Awal Chairudin melalui Kasatlantas Polres Subang, Ajun Komisaris Asep Saepudin, kemarin.

Untuk mematangkan persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2012, Polres Subang bersama seluruh instansi terkait akan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, Senin (6/8) ini. Rapat ini akan ditindaklanjuti dengan gelar pasukan pada Jumat (11/8) dan penyebaran pasukan ke 84 pos pengamanan (pospam) yang tersebar di jalur tengah dan utara Subang keesokan harinya.

Tak hanya pospam, Asep menuturkan, Polres Subang juga bekerja sama dengan sepuluh puskesmas di Subang untuk menyiapkan pelayanan kesehatan selama 24 jam pada musim arus mudik nanti. Puskesmas itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan seperti biasa dan akan disiapkan dokter jaga.

“Selain itu, ada juga Pos Pelayanan Polres Subang sebanyak tiga unit yang terletak di tiga rumah makan strategis di jalur tengah Subang. Pos ini bisa dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan karena dilengkapi berbagai fasilitas, seperti tukang pijat, mobil derek, dan ambulans,” ujarnya.

Seperti diketahui, beberapa titik rawan kemacetan setiap arus mudik dan balik Lebaran di antaranya terdapat di Pasar Ciasem, Sukamandi, Pusakanagara, Kalijati, dan SPBU Ciwaringin, Patokbeusi. Sejumlah titik tersebut, kata Asep, akan menjadi prioritas perhatian polisi.

Untuk mengurai kemacetan di jalur pantura, Polres SUbang juga akan menerapkan strategi contraflow atau pengubahan jalur. Itu dilakukan dengan menerapkan pola 3:1 atau 3 jalur dari barat dan 1 dari timur yang biasanya 2:2 atau masing-masing 2 jalur dari timur dan barat.

“Kami juga akan menerapkan strategi kanalisasi, yakni menyeberangkan warga secara berkelompok dalam waktu-waktu tertentu. Itu biasanya dilakukan di sekitar pasar, seperti di Ciasem, Sukamandi, dan Kalijati,” ujar Asep. (A-192/A-89)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.