Kamis, 20 Jun, 2013
Raih Medali di Olimpiade London

Kepulangan Dua Lifter Nasional Disambut Hangat

BANTEN, (PRLM).- Kedatangan dua lifter nasional Triyatno dan Eko Yuli Irawan yang telah mempersembahkan medali bagi Merah Putih di ajang Olimpiade London 2012 disambut hangat oleh masyakat Indonesia, sanak keluarga, pengurus PB PABBSI serta pejabat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/8/12).

Menggunakan pesawat Korean Air nomor penerbangan KE 627, kedua lifter itu tiba bersama tiga lifter lainnya yakni Muhammad Hasbi, Deni, Sinta Darmariani, serta para pelatih dan ofisial tim, pelatih Lukman, Sodikin Mawih, Dirja Wihardja, dan Mohammad Tohirno pada pukul 20.35 melalui terminal 2D.

Mereka disambut hangat karena dianggap telah menjadi penyelamat muka Indonesia di ajang multievent empat tahunan tersebut setelah cabor bulutangkis Indonesia yang diharapkan bisa meraih emas, gagal mempersembahkan medali bagi Merah Putih.

"Sambutan ini merupakan penghargaan bagi mereka yang telah mengharumkan nama Indonesia. Semua hasil manis di ajang ini merupakan kerja keras seluruh tim angkat besi Indonesia, dan kami mengapresiasinya," ucapnya Ketua Umum PB PABBSI Adang Dorojatun saat menjemput kloter kedua kontingen angkat besi Indonesia.

Atas sambutan tersebut, Triyatno mewakili kontingen angkat besi menuturkan bahwa dirinya bangga bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Karena impian seluruh atlet, ujarnya, adalah memberikan prestasi terbaik bagi negaranya.

"Keberhasilan ini merupakan usaha bersama, bukan hanya atletnya semata, namun juga pelatih serta manajer," ujarnya.

Kendati dianggap sebagai penyelamat muka Indonesia di ajang tersebut setelah kegagalan bulutangkis, Tri dengan rendah hati menuturkan bahwa semua yang bertanding di Olimpiade adalah para atlet terbaik Indonesia dan semua cabang olah raga yang tampil di Olimpiade tersebut, menurut dia, telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempersembahkan yang terbaik.

"Semua sudah bertanding semaksimal mungkin, bukan hanya angkat besi, namun juga bulutangkis dan cabor lainnya," tutur Triyatno kemudian.

Kemarin, bukan hanya kontingen cabor angkat besi yang tiba di tanah air, namun kontingen cabor anggar dan menembak juga telah mendarat dengan selamat pada jam yang berbeda pukul 22.05 WIB di terminal yang sama, dengan menggunakan pesawat Qatar Airways QR 670.

Sambutan hangat juga diberikan oleh para pengurus kedua cabor tersebut dan pejabat KOI, kendati mereka gagal mempersembahkan medali bagi Indonesia. (A-161/A-88)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR