Kamis, 20 Jun, 2013

Harga Pisang Melonjak, Perajin Sale Ciamis Kebingungan

YULISTYNE KASUMANINGRUM/"PRLM"
YULISTYNE KASUMANINGRUM/"PRLM"
PERAJIN saat memproduksi sale pisang di toko oleh-oleh Suka Senang Ciamis, Rabu (1/8). Kenaikan harga pisang sebagai bahan baku utama menyulitkan perajin untuk memenuhi lonjakan permintaan jelang lebaran.*

CIAMIS, (PRLM).- Harga pisang melonjak, perajin sale dan konsumen di Ciamis kebingungan. Kenaikan harga pisang yang mencapai lebih dari 50 persen dibanding sebelum Ramadhan membuat para perajin kewalahan memenuhi permintaan jelang Lebaran.

Perajin sale pisang Suka Senang, Tarwa Hadi menuturkan kenaikan harga komoditas tersebut pada tahun ini cukup mengagetkan. Bahkan, menurutnya harga saat ini merupakan yang tertinggi selama setidaknya 15 tahun terakhir.

Dipaparkannya, harga pisang nangka dan pisang ambon sudah menyentuh harga Rp 3.500 per kilogram. Padahal sebelumnya pada saat menjelang puasa harga bahan baku itu masih dibandrol Rp 2.000 per kilogram.

Begitu pula untuk jenis pisang kapas yang sebelumnya Rp 3.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 5.000 per kilogram.

"Jujur, saya sendiri juga bingung. Baru kali ini selama 15 tahun yang berusaha, harga pisang bisa mencapai Rp 5.000 per kilogram," ujarnya yang ditemui di pabrik sale Suka Senang, Ciamis, Rabu (1/8).

Tarwa mengaku tak mengetahui secara pasti penyebab melonjak harga komoditas itu. Namun, ia memprediksi kenaikan itu berkaitan dengan pasokan yang berkurang.

"Memang pasokan agak berkurang pada musim kemarau dibandingkan saat musim penghujan. Terkadang dibeberapa tempat, pisang yang dibutuhkan juga tidak tersedia," ucapnya.

Lebih lanjut, Tarwa mengatakan untuk memenuhi permintaan pasar ia memasok pisang dari daerah lain, seperti Garut. Hal itu dilakukan agar proses produksi serta pemesanan dapat dipenuhi.

Kendati kenaikan harga bahan baku sale dan keripik pisang itu signifikan, Tarwa mengaku belum akan menaikkan harga jual produknya. Pasalnya, ia khawatir langkah itu akan berpengaruh pada jumlah konsumen.

"Kebanyakan harga saat puasa dan lebaran itu pada naik. Tapi untuk sementara kita tidak akan naikkan dulu karena masih harus mempertimbangkan kemampuan pasar," katanya.

Selain perajin makanan ringan, kenaikan harga pisang juga dikeluhkan masyarakat umum. Salah seorang konsumen, Ida (35) mengaku kaget dengan harga pisang dipasaran saat ini. Dicontohkannya, harga pisang ambon mencapai diatas Rp 6.000 per kilogram.

"Kaget juga, saya beli tidak sampai sekilo harganya sekitar Rp 5.000. Lumayan mahal karena rasanya belum pernah dipasar harganya setinggi ini, tapi mau bagaimana lagi karena butuh," katanya. (A-188/A-26).***

Boleh minta alamat / cp

Anonymous's picture

Boleh minta alamat / cp Bpk.H.Tarwa atau toko Suka Senang? Trima kasih...

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR