Jajang Nurjaman Akui Dihubungi Persib
BANDUNG, (PRLM).- Asisten pelatih Pelita Jaya yang juga mantan pemain Persib Bandung Jajang Nurjaman mengakui "Maung Bandung" melakukan komunikasi dengan dirinya. Hal itu terkait penawaran untuk menangani Persib di musim kompetisi mendatang.
"Kalau manajemen sudah berani menyampaikan (kepada media-red) bahwa nama saya dibahas dalam bursa kandidat pelatih, ya artinya sudah ada komunikasi. Tapi kan namanya juga kandidat, semua belum pasti," ucap Jajang ketika ditemui seusai Liga Ngabuburit 2012 di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Rabu (1/8) sore.
Sebelumnya, manajemen Persib mengutarakan bahwa pihaknya telah mengerucutkan calon pelatih menjadi dua orang lokal. Meskipun kedua calon tersebut belum diketahui identitasnya, Manajer Persib Umuh Muchtar menyebutkan sejumlah nama yang memang dibahas dalam pertemuan dengan direksi PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) Selasa (31/7) lalu.
Selain nama Jajang, sosok pelatih yang dibahas adalah Robby Darwis, Deni Syamsudin, hingga Herri Kiswanto.
Menanggapi hal tersebut, Jajang mengaku bersyukur karena masih dipertimbangkan dalam bursa pelatih Persib. "Buat saya, alhamdulilah. Ini suatu kehormatan. Dan kalau memang itu terjadi, insyaallah saya siap," ucap pelatih yang pernah menjadi asisten Indra Thohir saat membawa Persib juara Liga pertama itu. (A-197/A-108)***
Lamun Jajang jadi Pelatih
Lamun Jajang jadi Pelatih Persib bakal balangsak,.......... kunaon?
Umuh bakal leuwih merajalela, Jajang moal wani ngabantah!!!!!
Dengan tdk mengurangi rasa
Dengan tdk mengurangi rasa hormat..
Sy sampaikan di sini, persib butuh pelatih yang PUNYA SIKAP dan jangan mau diatur pihak manajemen. Jajang bagus, tp utk hal yg satu ini kayaknya kurang.. Tp klo mo coba2 ya mangga aja.. paling siap2 aja.. gmn akhirnya klo awalnya hanya coba-coba...
Hayang nanya ka Jajang :"JANG
Hayang nanya ka Jajang :"JANG BISA INTROSVEKSI HEUNTEU??"
Cing keur di Pelita jaya kumaha prestasina? kunaon tepi ka di ganti ku RD.
Geus pendem weh kahayang ngalatih Persib teh.
sebelum minta introsfeksi ke
sebelum minta introsfeksi ke orang...introsfeksi sendiri dulu dong.
anda siapa bisa ngomong bagai seorang ahli..menjustifikasi...anda kenal gak dengan Jajang Nurjaman. beliau itu legenda persib,,tak selayaknya anda berkata kasar begitu...itu sama artinya dengan menghina bobotoh sejati persib. beliau sudah memberi persib juara,,,nah anda sudah beri prestasi apa buat persib..
perlu anda ketahui,,,kang Jajang tidak diganti di pelita jaya...yang diganti itu pelatih asingnya...sementara kang Jajang kan hanya pengganti sementara karena beliau sebagai asisten pelatih sebelumnya...
dan perlu anda cek lagi...prestasi kang Jajang ketika menukangi sementara pelita...prestasi pelita sangat bagus...permainan pelita juga rancak...
tolong kalau bicara harus pakai etika dan juga berdasar data/fakta.
Anda introspeksi juga setiap
Anda introspeksi juga setiap bobotoh punya hak untuk berbicara, menyuarakan pendapatnya, karena bobotoh yang menggaji manajmen, pemain dan pelatih yang mungkin merupakan kroni saudara
Kuring bobotoh biasa nu geus
Kuring bobotoh biasa nu geus ngabobotohan Persib ti mimiti jaman Witarsa, Omo,Wowo,Ishak Udin,Hengky Timisela, Uju,
Parhim,Yus Etek,Hehanusa,Ade Dana,Rukma,Rukman kabehdieunakeun Ajat,Jajang, Hery K, Roby D jeung saterusna.
Jajang mawa Persib juara Kuring salut, tapi beda pamaen beda deui pelatih (ngarti meureun).
Bobotoh sajati teh nu kumaha atuh? nu sok anarkis??!!. Da keur jaman kuring ngoramah euweuh nu kitu!!.
Awal kompetisi Pelita terpuruk di zona degradasi terus pelatih diganti ku RD akhirna saluhureun Persib.(FAKTA).
PERTANYAANNA KUNAON MANAGEMEN PELITA TEU TERUS MAKE JAJANG LAMUN DIANGGAP PELATIH ALUS,
KALAHKAH NYOKOT RD NU KONTRAKNA PASTI BAKAL MAHAL??
Kumaha carana/ngaturna sangkan sekian juta bobotoh Persib sa Indonesia beri prestasi buat Persib.(Bingung??)
Kuringmah cuma berharap Club sekelas Persib jangan maen coba2, managemen harus punya sikap ambil yang terbaik,
termasuk perekrutan pelatih, betul2 hasil pemikiran/pertimbangan yang sangat matang.
Ko parahya,, kandidat
Ko parahya,, kandidat pelatihnya Persib,,,,
jadi maumu
jadi maumu siapa?.......marcello lippi?...untuk ukuran indonesia kandidat pelatih lokal bandung seharusnya gak perlu anda pertanyakan. harusnya anda memberi aplous...dan kepercayaan penuh buat mereka. biarkan mereka membuktikan. dan saya tdk ragu dengan kapasitas kepelatihan mereka...kalau ada kemauan pasti bisa...sarua dahar sangu...sepertinya anda kumeok memeh dipacok...memalukan orang yang tdk bisa menghargai bangsanya sendiri...
setuju kang evaluasi teh aya
setuju kang evaluasi teh aya dua internal jeung eksternal lamun internal saja cenderung membenarkan tindakan yang sudah dilakukan menyalahkan situasi dan menyepelekan dampak karena tidak mau disalahkan sebagai penyebab utama. Evaluasi internal sudah dilakukan seperti ganti pemain ganti pelatih mundur (tapi te jadi) manajer. Sekarang saatnya persib BERUBAH berikan evaluasi eksternal lebih besar porsinya dalam nmenilai karena ternyata evaluasi internal hasilnya nihil. contoh gantilah manajer dan pla manajemen krna pelatih dan pemain diganti mah sudah sangat sering dan ternyata diluar klub lebih sukses
lamun pemilihan pelatih aya
lamun pemilihan pelatih aya pertimbangan nu bisa di coo gado atawa bisa toleran kana intervensi manajemen kacida teuing euy lain rek ngamajukeun persib tapi hanya dijadikeun ajang bisnis
Post new comment