Pedagang Timun Suri Keluhkan Harga dari Bandar

USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
TARNITA (20), pedagang timun suri asal Cirebon, duduk sembari menunggu calon pembeli di lapaknya di Jln. Raya Banjaran-Soreang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/8). Akibat kekeringan yang menyebabkan gagal panen dan jumlah timun suri menurun, harga beli dari bandar naik namun harga jual tetap sama sebesar Rp 4.000 per kgnya dari tahun sebelumnya. Penjualan timun suri tahun ini meningkat dari empat ton menjadi enam ton selama bulan Ramadan.*
Post new comment