Rabu, 19 Jun, 2013

Pedagang Timun Suri Keluhkan Harga dari Bandar

USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
USEP USMAN NASRULLOH/"PRLM"
TARNITA (20), pedagang timun suri asal Cirebon, duduk sembari menunggu calon pembeli di lapaknya di Jln. Raya Banjaran-Soreang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/8). Akibat kekeringan yang menyebabkan gagal panen dan jumlah timun suri menurun, harga beli dari bandar naik namun harga jual tetap sama sebesar Rp 4.000 per kgnya dari tahun sebelumnya. Penjualan timun suri tahun ini meningkat dari empat ton menjadi enam ton selama bulan Ramadan.*

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.