Salju Turun di Dataran Dieng

BANJARNEGARA, (PRLM).- Cuaca ekstrem di puncak kemarau menyebabkan hujan salju di Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara Jawa Tengah sejak dua hari terakhir. Suhu udara di kawasan mencapai 5 di bawah nol derajat Celsius.

Diperkirakan saat mendekati bulan purnama, suhu semakin ekstrem, "Suhu akan mencapai titik terendah sejak pukul 02.00-06.00 pagi, saat sahur dinginnya sangat menusuk tulang," kata Sekretaris Kelompok Tani Kentang Perkasa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Kabul Suwoto, Selasa (31/7).

Namun pada siang hari suhu udara mencai 24 derajat Celsius suhu ekstrem tersebut sudah terjadi selama dua hari terakhir ini.

Akibat suhu ekstrem itu, lahan pertanian kentang menjadi seperti hamparan salju yang memutih. Penduduk setempat menyebutnya sebagai embun upas atau embun yang membeku. Telah menutup lahan kentang seluas 50 hektare serangan mbus upas menyebabkan tanaman kering seperti terbakar.

"Biasanya kalau terkena embun upas, tanaman kentang akan mati. Daun-daunnya kecoklatan seperti terbakar,” jelasnya.

Untuk menghindari puso, petani menutup tanaman kentangnya dengan plastik tembus cahaya. “Mereka baru melakukannya sekarang, karena agak terlambat mengantisipasi," terangnya.

Kemungkinan embun upas masih akan turun lagi, karena saat ini kondisi suhu esktrem masih terjadi.

Ketua Masyarakat Pariwisata Dieng, Alif Rahman, menambahkan, hamparan salju di Dieng justru menjadi daya tarik untuk wisatawan. Fenomena embun yang membeku dan berwarna putih ini biasanya terjadi pada puncak musim kemarau. Pada siangnya panas, tetapi pada dinihari dingin luar biasa.

Hamparan salju hanya terjadi di wilayah Desa Dieng Kulon. Desa ini merupakan lembah yang dikelilingi pegunungan bekas Gunung Dieng purba. Mbun upas terlihat jelas di sekitar Kawasan Gunung Arjuna. Selain tanaman, bangunan candi juga dikelilingi salju yang sebenarnya embun yang membeku.

“Hamparan putih inilah yang paling dinantikan oleh wisatawan lokal, yang belum pernah melihat salju. Banyak wisatawan yang datang hanya untuk mengetahui hamparan putih seperti salju yang terjadi di Dieng," jelasnya. (A-99/A-26).***

Baca Juga

Tertangkap OTT, Hakim Tidak Jera

JAKARTA, (PR).- Direktur Puskapsi Universitas Negeri Jember, Bayu Dwi Anggono, berpendapat Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah hakim baru-baru ini oleh KPK merupakan akibat dari lemahnya pengawasan terhadap hakim baik secara int

Status Gunung Agung Turun Jadi Siaga

JAKARTA, (PR).- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem turun dari AWAS (level IV) menjadi SIAGA (level III)

Agrikanas Program Unggulan MUI

BOJONEGORO, (PR).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama GarudaFood Group meluncurkan program Agrikanas (Agribisnis Kacang Nasional) di Desa Alang Kemangi Kec. Dander Bojonegoro, Jawa Timur.