Rabu, 22 May, 2013

Bangunan Hotel Braga Harusnya Dipertahankan

KRISHNA AHADIYAT/"PRLM"
KRISHNA AHADIYAT/"PRLM"
ALAT berat digunakan untuk membuat tiang pancang pada proyek pembangunan gedung di area bangunan yang dulu dikenal Hotel Braga Jln. Braga No. 8 Kota Bandung, Selasa (31/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun bangunan tersebut masuk dalam kategori heritage sehingga seharusnya dilestarikan sesuai bentuk aslinya.*

BANDUNG, (PRLM).- Sebuah bangunan di Jalan Braga No. 8 yang dulu dikenal Hotel Braga dibongkar. Rencananya di lokasi tersebut akan dibangun bangunan setinggi 13 lantai. Berdasarkan informasi yang dihimpun bangunan tersebut masuk dalam kategori heritage sehingga seharusnya dilestarikan sesuai bentuk aslinya.

Pantauan di lapangan, Selasa (31/7), bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 4.900 meter persegi itu pada bagian belakang sudah dibongkar. Dan kini sedang tahap pemancangan besi beton, sebagian lagi sedang dilakukan pengerukan oleh alat berat.
Sementara bangunan bagian depan tidak dirobohkan hanya terlihat dikelupas bagian dindingnya.

Adanya pembongkaran dan pembangunan bangunan heritage tersebut disesalkan oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Haru Suandharu. Menurutnya seharusnya Pemkot Bandung tidak mengeluarkan izin pembongkaran dan pembangunan terhadap bangunan-bangunan heritage, karena bangunan heritage yang belum masuk kategori a akan diteliti dulu oleh tim. "Ada sekitar 99 bangunan masuk heritage kategori A. Dan sebanyak 300 lebih bangunan heritage di Kota Bandung masuk B dan C. Nah yang kategori B dan C inilah nantinya akan diteliti lagi oleh tim. Namun sebelum tim terbentuk sudah banyak bangunan heritage dibongkar," ujarnya.

Haru menjelaskan, tim itu sendiri pembentukannya memang terlambat, yakni baru-baru ini padahal konsepnya sudah tiga tahun lalu. "Ketika tim terlambat itu, penghancuran bangunan heritage terjadi. Ini sangat disayangkan seharusnya menunggu kajian tim dulu," katanya.

Haru mengaku pesimis bila jumlah bangunan heritage kategori B dan C masih utuh. "Kalau sebelum tim bergerak dan banyak dihancurkan, pesimis jumlahnya tetap 300," katanya.

Mengenai pembongkaran bangunan heritage termasuk bangunan Hotel Braga, Haru menyebutnya pembiaran. "Pemkot melakukan pembiaran mengenai bangunan heritage yang dibongkar harusnya tidak diizinkan dulu," katanya.

Ketika ditanya banyak pengusaha yang membongkar bangunan heritage tapi bagian depannya tidak, Haru menyatakan seharusnya tidak begitu karena izin itu menyangkut secara keseluruhan sehingga ketika izin keluar pengusaha bisa saja membongkar seluruhnya. "Banyak kejadian depannya tidak dibongkar tapi lama kelamaan dibongkar juga. Nah seharusnya Pemkot bisa mencegah itu," ujarnya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung Rusjaf Adimenggala mengakui bahwa pembangunan hotel Braga No. 8 itu sudah mendapatkan izin. "Sudah ada izin yang lama masih berlaku," katanya.

Ketika ditanya kenapa diizinkan mengingat bangunan tersebut masuk heritage, Rusjaf mengatakan bahwa bangunan heritage yang berhadapan ke jalan Braga dipertahankan menjadi bagian bangunan utama hotel.

Sementara itu, Proyek Manajer pembangunan Hotel Braga, Krismandagi mengatakan di areal hotel Braga akan dibangun Hotel Ibis Styles setinggi 13 lantai. Pembangunan dimulai Juni dan selesai 2013, ditargetkan Desember 2013 dilakukan soft opening.
"Kita sudah memiliki izin lengkap, memperpanjang izin sebelumnya yang keluar tahun 2007," ujarnya saat ditemui di areal proyek.

Namun ketika ditanya mengenai bangunan yang dibongkar itu masuk heritage, Krismandagi mengaku tidak membongkar bangunan heritage. "Kita tidak bongkar bangunan heritage, karena yang masuk bangunan heritage ini hanya bagian depan, makanya bagian depannya saya biarkan," ujarnya. (A-113/A-147)***

dasar ... areleh ku duit

Anonymous's picture

dasar ... areleh ku duit mah.... hese ari asup pagawe negri na ku duit jeung lantaran ku dulur... hancurrr nanaon ge.... KACIDA duh bandung panincakan satuturunan asli urang bandung ... anu kaciri ti bangunan kolot na.... kudu leudis ku urusan materi hirup dunia... dahar weh kabeh tah...Pek !!

pa..... tuh dago

Anonymous's picture

pa..... tuh dago jl.dayangsumbi di bangun deui no 2 kumaha di robohken deui sejarahteh haccuuuuurrrrr kalow terus majumah ......?

pa dada, mana komitmen

Anonymous's picture

pa dada, mana komitmen nyalametkeun wangunan heritage teh ? naha kapalingan deui siga smak dago. kumaha pami tos janten jabar 1, sigana gedong sate atanapi gedong papak oge bade dibongkar dijantenkeun hotel.

Catat, sudah berapa banyak

Anonymous's picture

Catat, sudah berapa banyak bangunan heritage dibongkar di masa walikota Dada Rosada alias Adad Adasor. Dada Rosada memang walikota terburuk di Indonesia. Tidak punya visi tentang kota. Mudah mudahan memang karena bodoh, bukan karena diiming-imingi duit!

ujung ujungnya duit !!!

Anonymous's picture

ujung ujungnya duit !!!

Aneh ... benar benar aneh.

Anonymous's picture

Aneh ... benar benar aneh. Orang di luar negeri selalu mempertahankan apa yang namanya heritage, sedangkan di Indonesia selalu dihancurkan. Namun pak Krismandagi ... seharusnya anda tahu, yang dimaksud dengan definisi bangunan menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yg didirikan; sesuatu yg dibangun (spt rumah, gedung, menara); jadi salah kalau yang disebut heritage pada hotel braga adalah bagian depan.
Kepada para developer, pleaseeeee deh, tolong, jangan bongkar bangunan heritage di kota Bandung lagi.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR