Mobil Tabrak Ibu-ibu, Tiga Orang Tewas Seketika

GARUT, (PRLM).-Tiga orang tewas dan tiga lainya luka berat setelah dihantam sebuah mobil di Jalan Raya Limbangan, Kampung Ciloa Barat, Desa Limbangan Barat, Kecamatan Limbangan, Senin (23/7). Keenam korban merupakan warga sekitar yang tertabrak saat berjalan kaki setelah mengikuti pengobatan gratis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden maut terjadi sekitar Pukul 11.00. Saat itu mobil jenis Opel Blazer dengan nomor polisi D 939 EM yang tengah melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Bandung tiba-tiba oleng karena menghindari sebuah bus yang berhenti mendadak. Dalam keadaan tidak tekendali, sopir membanting stir ke arah kiri. Nahasnya, mobil tersebut langsung menyeruduk enam orang ibu-ibu yang sedang berjalan kaki setelah mengikuti pengobatan gratis.

Insiden itu langsung menyebabkan para korban terpelanting akibat hantaman keras dari arah belakang, beberapa di antaranya bahkan terseret lebih dari 10 meter dari lokasi kecelakaan.

Warga sekitar yang histeris langsung mengevakuasi korban. Tiga orang korban tewas seketika sementara tiga lainya kritis karena mengalami luka parah. Sebagian korban langsung dibawa ke Puskesmas Limbangan sementara beberapa di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit dr. Slamet Garut karena mengalami luka serius.

Korban tewas diketahui bernama Tini (59), Siti Julaeha (56) dan Mimik (65). Ketiganya masih di Puskesmas Limbangan. Sementara tiga korban luka berat adalah Pupu, Amah, dan Anah. (A-168/A-107)***

Baca Juga

Selamatkan Lingkungan dengan Memanen Air

SEBAGAI wilayah tropis dengan dua musim, yakni musim hujan dan kemarau, kejadian banjir di sejumlah wilayah Indonesia saat hujan dan kekeringan saat musim kemarau, sepertinya sudah dianggap hal biasa.

Penyakit Langka Rusak Keceriaan Emil

EMILIYANA Gayatri hanya bisa duduk di ayunan rotan sederhana yang diikat tali tambang plastik pada kedua sisinya. Tak banyak yang bisa dilakukan bayi berusia sembilan bulan ini. Penyakit menyerang fungsi hatinya.

Usep Nurdin, Paling Percaya dengan Independen

SEBAGAI seorang yang sudah memasuki usia 54 tahun, Usep Nurdin boleh dibilang masih berjiwa muda. Dia aktif di media sosial dan memiliki beberapa akun Facebook.