PKL di Kota Bandung Membludak
BANDUNG, (PRLM).- Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Bandung tampaknya tidak terpengaruh dengan sepinya aktivitas kendaraan yang lengang di beberapa ruas jalan pada awal puasa kali ini. PKL justru jumlahnya semakin membludak terutama di tempat-tempat tertentu yang dekat dengan pusat-pusat keramaian.
Seperti di sekitar lapang Gasibu pada Minggu (22/7/12) pagi dipadati oleh pedagang. Sebenarnya di lapang Gasibunya sendiri tidak tampak ada pedagang karena terpasang panggung untuk sebuah acara, sehingga ratusan PKL berjualan disekitar lapangan. Para pedagang yang didominasi penjual barang sandang pun jualan di pinggiran sekeliling lapangan. Bahkan banyak yang berjualan di trotorar.
Tidak hanya trotoar yang dipakai jualan, tapi juga taman di median jalan Sentot Alibasa pun menjadi tempat para pedagang. Bahkan di jalan tersebut lajur kanan ditutup karena dipakai berjualan pedagang. Namun meski begitu tidak menyebabkan kemacetan seperti pada hari Minggu sebelumnya karena pada hari Minggu yang merupakan hari kedua bulan ramadhan itu tidak banyak kendaraan sehingga kendaraan masih tetap bisa lewat. Arus lalu lintas pun terbilang lancar.
Jumlah PKL yang cukup mencolok juga terlihat disekitar Jalan Otto Iskandar Dinata mulai dari depan Pasar Baru hingga ke perempatan Tegallega. Karena pedagang disana tidak hanya pedagang yang biasa mangkal, tapi ditambah ada pendatang baru, yakni pedagang es cendol dan petasan. Jumlahnya pun akan semakin banyak saat mendekati buka puasa.
"Seharusnya Pemerintah bisa mengatur PKL berjualan, jangan sampai menganggu ketertiban lalulintas, kelihatannya sangat semrawut. Untung saja dua terakhir ini kendaraan lengang, coba kalau hari kerja ini akan terjadi kemacetan karena hampir sepertiga jalan Otto Iskandardinata habis oleh PKL," ujar Rendi, pengguna jalan yang sedang menyusuri jalan Otto Iskandardinata.
Hal yang sama juga terjadi disekitar Alun-Alun terjadi kepadatan PKL, mulai dari Jalan Dewi Sartika, Jln. Kepatihan dan Jalan Dalem Kaum. PKL disekitar Alun-Alun pun jumlahnya cukup banyak, terutama yang menjual sepatu, baju dan keperluan ramadhan dan lebaran.
Kepala Seksi Penertiban Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung Deden Rukmana mengatakan memang jumlah PKL pada awal puasa ini jumlahnya meningkat sedangkan jumlah personil masih tetap seperti semula. "Memang jumlah PKL pada puasa ini berlipat ganda dan personil pun sekarang kelelahan sehingga belum bisa melakukan operasi," ujar Deden saat dimintai tanggapan membludaknya PKL di Kota Bandung, Minggu (22/7/12).
Namun meski begitu, menurut Deden bukan berarti pada bulan puasa ini tidak akan ada operasi. "Tetap kita akan operasi bahkan sekarang sedang menyiapkan operasi gabungan," ujarnya. (A-113/A-108)***
Post new comment