Sabtu, 25 May, 2013

Motif James Holmes Belum Diketahui

AURORA, (PRLM).- Menurut Kepala Kepolisian Aurora, Colorado, Dan Oates, pihaknya sampai saat ini masih belum mengetahui motif penembakan massal yang dilakukan James Holmes tersebut.

Sidang perdana Holmes akan dilakukan pada Senin (23/7). Apartemen Holmes yang terletak di kawasan kampus University of Colorado-Denver sampai berita ini ditulis belum bisa dimasuki polisi.

Pasalnya, kata otoritas Polisi Aurora, kamar Holmes penuh dengan berbagai ranjau yang sengaja dipasang tersangka. Rencananya, paling lambat polisi akan memasuki kamar Holmes untuk mengumpulkan barang bukti pada Minggu (22/7). Butuh waktu lama lantaran ranjau yang dipasang di kamar Holmes tersebut sangat rumit, bukan sekedar bom biasa yang bisa dijinakkan petugas dengan mudah.

"Baru kali pertama saya melihat ada kamar yang dipasang berbagai bahan peledak dan kimia lainnya yang dapat mematikan banyak orang," ujar salah seorang anggota Kepolisian Aurora seraya menambahkan semu awarga di yang tinggal di sekitar apartemen Holmes sudah dievakuasi.

Soal keberadaan bahan berbahaya tersebut, polisi mendapatkan informasi tersebut langsung dari Holmes yang saat ini sudah ditahan di Kepolisian Aurora. Saat melakukan aksinya, Holmes menggunakan pakaian serba hitam ala pasukan SWAT.

Namun setelah penutup kepala dan wajah dibuka, Holmes mengecat rambutnya dengan warna merah dan sempat mengaku kepada polisi sebagai Joker, tokoh fiktif yang dikenal sebagai musuh Batman. (A-133/A-26).***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR