Jumat, 24 May, 2013

Universitas Petronas Manfaatkan Laboratorium UII

YOGYAKARTA,(PRLM).-Kerjasama Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia menambah deretan kerjasama antara universitas di Indonesia dengan sejumlah universitas di Malaysia. Dalam kerjasama kali ini, UPT melirik legalitas laboratorium milik UII yang telah memiliki sertifikat ISO-17025 sehingga produk laborat diakui di tingkat internasional.

Kerjasama tersebut ditandatangani antara Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec dan Rektor bidang akademik UTP, Prof. Dr. Ahmad Fadzil Mohamad di Yogyakarta.

Dalam pernyataan yang disampaikan ke "PRLM" di Yogyakarta, Sabtu (21/7), Edy Suandi Hamid menyatakan legalitas laboratorium UII menjadi daya tarik UPT. Karena itu kerjasama tidak hanya menjangkau program pengembangan staf, pertukaran mahasiswa, kunjungan dosen tamu, juga kerjasama penelitian dan pemanfaatan laboratorium.

Laboratorium Terpadu dan laboratorium Teknik Lingkungan UII telah memiliki akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai laboratorium penguji. Pengujian yang dikeluarkan oleh kedua laboratorium sudah mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional.

Edy Suandi Hamid menyatakan kerjasama ini sebagai penegasan dari kerjasama yang sudah dijalin dalam beberapa tahun. Realisasi bidang kerjasamanya yang masih perlu ditingkatkan.

Sedang Ahmad Fadzil Mohamad mengatakan menyatakan kerjasama dengan UII menekankan bidang riset, karena itu pakar yang terlibat mengurus riset geomedical technology. (A-84/A-107)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR