Kamis, 23 May, 2013

Mengantisipasi Efek Obat Dengan Komputer Sangat Penting

YOGYAKARTA, (PRLM).-Efek obat biasanya terdeteksi setelah pasien terkontaminasi maupun alergi. Upaya mengantiasipasi efek obat sebelum terjadi efek tersebut sangat penting dan dirancang deteksinya melalui program komputer dengan metode in silico.

Gagasan tersebut tengah dirancang oleh Dosen Teknik Informatika Fakultas Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia Zainudin Zukhri, ST, MIT bersama Arman Ahmad Khairudin (pakar sofware komputer), dan M. Hatta Prabowo (pakar komputerisasi kimia).

“Rancangan sofware yang kami bangun memfokuskan deteksi kimia dari efek obat herbal atau jamu tradisional,” kata Zainuddin Zuhri di Yogyakarta, Kamis (19/7).

Menurut dia dua target yang ingin dicapai dalam pengembangan rancangan sofware deteksi obat, yaitu reaksi kimia dari obat dan fisualisasi (molekul) reaksi kimia obat, termasuk efek yang terjadi.

Basis pengembangan sofware ini menggunakan open source yang dikembangkan dalam dunia kedokteran dan obat-obatan internasional yang menginduk pada perancangan obat berbasis komputer (computer aided drug design). Salah satu metode yang telah berkembang model in silico.

“Metode ini bagaimana reaksi obat yang akan dikembangkan dapat dimulasikan terlebih dahulu dalam komputer,” kata dia.

Jika rancangan simulasi sukses, menurut dia, implikasinya bagi biaya dan waktu deteksi kimia atau dikenal sebagai proses pemodelan molekul. “Kalau simulasi kimia secara manual sangat lama dan makan biaya besar. Dengan komputerisasi, kita gunakan kode atau angka-angka sebagai pembaca proses kimiawi molekul atau efek suatu kimia,” kata dia.

Empat tahap yang disasar dalam penelitian ini, yaitu mendesain awal proses reaksi sintesis, mempelajari dan menjelajahi bagaimana terjadinya reaksi (molekul dan kimia), dan simulasi reaksi dalam komputer, serta menentukan sifat-sifat dari molekul pereaksi maupun produk yang dihasilkan.

”Dengan simulai, kita dapat mengetahui bagaimana reaksi obat yang kita buat dengan enzim-enzim tubuh yang akan bertugas mengedarkan obat dalam darah. Ini cara mengantisipasi efek samping obat sebelum dikonsumsi,” ujar dia. (A-84/A-107)***

Arman Ahmad Khairudin? Arwan

Anonymous's picture

Arman Ahmad Khairudin?
Arwan Ahmad Khoiruddin :)

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR