Persib Kesulitan Gandeng Brand Internasional
BANDUNG, (PRLM).- Persib Bandung masih kesulitan untuk menggandeng sponsor dengan brand internasional. Hal ini karena terkait belum jelasnya kompetisi persepakbolaan Indonesia yang sejauh ini masih terdapat dua liga berbeda.
Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) Risha Adi Widjaya menuturkan, dualisme kompetisi yang terjadi pada musim 2011-2012 ini menyulitkan direksi PT. PBB untuk bisa melakukan kerjasama.
"Kalau dualisme ini belum ketemu (penyelesaiannya-red), kami masih sulit. Karena brand-brand Internasional itu mereka patokannya kepada FIFA," ucap Risha ketika ditemui di kantor PT.PBB di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Rabu (18/7/12) siang.
Dia mengungkapkan, salah satu brand internasional yang tengah didekati Persib adalah apparel raksasa asal Amerika Serikat Nike. Menurut Risha, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pertemuan beberapa kali dengan pihak Nike.
Hanya saja, menurut Risha, kemungkinan Persib bisa menggandeng Nike sebagai sponsor "Maung Bandung" masih membutuhkan upaya yang lebih jauh. "Opportunity (kesempatan-red) itu ada. Karena mereka juga baru tahun ini pertama kalinya menjadi sponsor salah satu klub di Thailand. Sebelumnya mereka tidak pernah mau untuk menjadi sponsor di Asia Tenggara," tutur Risha.
Namun, kemungkinan apakah Nike mau menjadi sponsor Persib tergantung dari kondisi kompetisi nanti. (A-197/A-108)***
ayeuna mah kieu we...sok
ayeuna mah kieu we...sok adukeun tim bintang ISL lawan tim bintang IPL....nanti bakal terbukti kelompok mana anu nyata berprestasi ....
Makanya main di LIGA RESMI,
Makanya main di LIGA RESMI, maung muda akan tertampung di Timnas, Sponsor akan datang dan tidak ragu.Tapi nasi sudah menjadi bubur ...... maraknya isl hanya untuk hura-hura dan cuma bisa memakan korban Jiwa semata.Untuk prestasi Internasional NOL BESAR ini terbukti sejak jaman NH berkuasa adakah Timnas Senior yang berprestasi ? sekarang jamannya pemain JUNIOR mengembangkan sayap diturnamen Internasional tapi ma'af ternyata Maun Muda tidak terdapat didalamnya. Miris team besar salah melangkah hanya karena balas budi dengan kelompok KPSI. Ayo kang Tri Goestoro yang sekarang Sekjen PSSI arahkan kembali PERSIB kejalan yang benar.
Jangan komentar tentang
Jangan komentar tentang PERSIB, ini PERSIB aing jadi kumaha aing ...... yang menjelekkan PERSIB sama juga menjelekkan Pemuda Pancasila.
Betul, pada jaman NH/LSI
Betul, pada jaman NH/LSI berkuasa prestasi internasional NOL BESAR.
Lihat dan bandingkan dengan prestasi JA/LPI untuk pertama kalinya team nasional "menang" 10 NOL BESAR.
Tri Goestoro untuk sementara tiarap dulu sambil lihat arah angin. Nanti kalau angin duit lewat cepat2 loncat
jangan sampai ketinggalan, itu jalan yang paling benar....kwek..kwek...kwek.y
Pengurus persib na barodo
Pengurus persib na barodo dari dulu
brand internasional tidak
brand internasional tidak akan tertarik pada tim yang jago kandang...
UNTUK TEMAN2 YANG CINTA SEPAK
UNTUK TEMAN2 YANG CINTA SEPAK BOLA PSSI
Sejak ditandatanganinya MOU di Malaysia, kita telah memasuki babak baru dalam pembinaan sepakbola nasional dimana konflik kepengurusan PSSI mestinya sudah berakhir. Tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang. ISL diakui menjadi bagian dari PSSI dan tetap diijinkan untuk menjalankan liga secara otonom sampai akhir. Minggu lalu menjadi puncak dari ISL dengan menampilkan perang bintang antar juara ISL dan para pemain favorit ISL selama gelaran ini.
Teman-teman suporter ISL tercinta,
Kita semua cinta bangsa Indonesia dan ingin agar citra bangsa kita menjadi cemerlang karena prestasi kita di semua bidang termasuk sepakbola. Karena itulah kita mendambakan adanya sebuah Timnas yang dibela seluruh putra terbaik bangsa. Masa lalu dimana kita kalah dari Bahrain adalah lecutan bagi kita semua untuk memperbaiki diri. Bangsa lain tidak ada yang tahu siapa ketua PSSI-nya. Mereka hanya tahu ada sebuah negara dengan penduduk terbesar ke empat di dunia dengan alamnya yang subur dan kaya dan rakyatnya ‘gila bola’ tetapi tidak mampu mempunyai sebuah Timnas terbaik yang berbicara, bahkan di kawasan Asia Tenggara, apalagi Asia ataupun Dunia. Kekalahan itu bukan kekalahan PSSI, tetapi kekalahan kita sebagai bangsa yang membuat muka kita tertunduk saat berhadapan dengan bangsa lain. Akan menjadi semakin sakit hati para pemain Timnas, saat celaan dan cercaan justru datang dari bangsa mereka mereka sendiri. Padahal merekalah yang menjaga martabat kita, kawan. Apakah kita berani berteriak dengan lantang: Garuda di dadaku…atau dengan lesu: negaraku kayak burung emprit…semua tergantung pada kepandaian mereka mengolah bola, bekerjasama dan meraih kemenangan.
Saudaraku suporter ISL yang budiman,
Walaupun dalam MOU disebutkan bahwa KPSI adalah wadah yang memperjuangkan kepentingan ISL dan anggota PSSI yang lain, surat KPSI (atau PSSI Ancol) yang melarang pemain terbaik Anda membela Timnas adalah sikap yang sama sekali tidak amanah pada kepentingan Anda. Saya yakin mengapa Anda tetap mendukung klub kebanggaan Anda tetap bermain di ISL yang dianggap ilegal karena keyakinan Anda bahwa lewat ISL-lah, akan muncul para pemain nasional yang bagus untuk membela Merah Putih. Saat KPSI sudah membuat keputusan yang tidak menunjukkan misi utama Anda untuk membela bangsa lewat sepakbola, inilah saatnya Anda bergerak untuk melawan hegemoni KPSI yang merusak reputasi ISL sebagai liga yang dihuni sebagian pemain-pemain terbaik bangsa.
Saudaraku suporter ISL yang mulia,
Inilah saatnya Anda bergerak untuk mendorong KPSI dan pengurus klub Anda untuk kembali pada visi utama Anda yaitu kejayaaan Ibu Pertiwi. Saatnya Anda menyatakan sikap kepada kesewanang-wenangan KPSI seperti sikap Anda yang menentang ‘kesewenangan’ PSSI yang melarang pemain ISL membela Timnas. Agenda piala AFF dan Sea Games sudah ada didepan mata dan kita semua ingin agar semua putra terbaik bangsa bekerjasama bahu membahu melawan negara-negara lain. Kita bangsa besar! Tetapi kita pernah dijajah oleh sebuah negri yang jumlah penduduknya tak lebih besar dari pulau Madura selama 350 tahun. Mengapa itu terjadi? Karena kita lebih suka diajak untuk terpecah belah dan mementingkan kepentingan daerah/kelompok daripada kepentingan nasional.
Saudaraku para pecinta bangsa,
Demi kepentingan bangsa nasional, PSSI sudah membuka pemain idola Anda untuk membela bangsa sejak 10 April 2012 atau sudah 3 bulan lalu. KPSI sudah memberi anda alasan: bukan agenda resmi FIFA, hanya pertandingan persahabatan, hanya pencitraan, pelaksananya bukan PSSI dsb, tetapi saat ada agenda resmi AFC, tetap saja pemain idola Anda ditahan untuk tidak membela bangsa hanya sekedar agar bisa mempermalukan kepengurusan PSSI.
Karena itulah, para sahabatku, saatnya Anda menunjukkan suara Anda yang sebenarnya bahwa cinta tanah air lebih kuat daripada kesukaan pada klub Anda. Hanya Andalah yang bisa menghentikan langkah KPSI. Suara rakyat adalah suara Tuhan…Saatnya Anda mendesak klub Anda masing-masing untuk tidak tunduk pada KPSI. Saatnya Anda mendemo KPSI untuk kembali pada visi memperjuangkan kepentingan nasional.
ajakan si rondo tak akan
ajakan si rondo tak akan berhasil, selama si rondo sendiri masih berpihak pada Djohar arifin, masih merasa menang sendiri dan menyalahkan (mendiskreditkan ) pihak KPSI. Kalau mau si rondo harus bersikap netral. Toh sudah jelas kedua pihak punya kekeliruan. Kalau mau perbaiki sepak bola kita, jalan keluarnya adalah mundurkan Djohar Arifin dan La Nyala. Keduanya harus legowo demi kemajuan sepakbola. Mudah2an si rondo tidak melihat dengan kacamata sepihak saja. Jangan takaburlah si rondo ........................................
Para pecinta sepak bola se
Para pecinta sepak bola se tanah air, hati2 dengan orang yang bermulut manis.
Tulisannya kelihatannya menarik dan terkesan bijaksana, tapi kalau disimak
lebih dalam terkandung niat adu domba antara insan sepak bola.
Sekarang masalah sepak bola indonesia sudah ditangani AFC/FIFA, kita tunggu
saja hasilnya.couse
Ya iyaalah bos,nike kan
Ya iyaalah bos,nike kan sponsor besar harus acuan ke FIFA Bukan kompetisi Tarkam,ayo mulai tahun depan persib harus kompetisi di kompetisi resmi.
biar nanti peresmiannya stadion barunya bisa ngundang tim dari eropa, hentikan sepakbola poltik.
Post new comment