Kepala Sekolah Makan Sate, Dana BOS Dicuri
PURBALINGGA, (PRLM).- Dua pengendara sepeda motor merampok dana bantuan operasional sekolah (BOS) senilai Rp 60 juta milik SMP Negeri Kejobong Purbalingga Jawa Tengah. Peristiwa perampokan tergolong berani dilakukan sekitar pukul 10.00 Selasa (17/7) di depan banyak saksi mata.
"Saya baru makan dua suap tiba-tiba ada teriakan maling-maling, saya langsung keluar dan ternyata kaca depan bagian kiri mobil sudah pecah," kata Kepala SMP Negeri Kejobong Purbalingga, Haryono.
Setelah dicek uang senilai Rp 60 juta yang diletakkan di jok bagian depan mobil KIA Picanto dengan nomor polisi R 2909 NB warna biru yang baru diambil dari Bank Jateng sudah raib.
Peristiwa yang terjadi di keramaian uang tersebut diambil dari dalam mobil ketika pemiliknya mampir makan di warung sate. Ketika itu Haryono (46) bersama penjaga sekolah mencairkan dana BOS di Bank Jateng Jalan Jendral Soedirman. Uang tersebut kemudian masukkan dalam tas hitam lalu diletakkan di jok kursi bagian depan. "Setelah mencairkan dana BOS, saya mampir ke warung sate di sebarang jalan Bank Jateng," kata Haryono.
Baru makan dua suapan tiba -tiba terdengar suara kaca pecah diikuti teriakan suara maling dari tukang parkir dan sejumlah masyarakat. Haryono sempat melihat seseorang sedang mengambil tas dari dalam mobilnya yang sedang diparkir di depan ruang sate.
Beberapa saksi mata di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mengaku melihat dua orang berboncengan dengan sepeda motor Honda Tiger mendekati mobil KIA milik Haryono yang diparkir di depan warung sate tersebut. Si pembonceng motor turun dan berjalan pelan mendekati pintu depan sebelah kiri.
Tetapi tanpa diduga, laki-laki yang mengenakan pakaian hitam dengan helm tertutup memukul kaca pintu mobil dengan martil hingga pecah."Setelah mengambil tas itu, kedua pengendara motor itu kabur ke arah barat arah barat atau alun-alun," ujar saksi tersebut.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purbalingga AKP Sarjdi, mengatakan, kemungkinan korban sudah diikuti sejak dari bank. "Saat ada kesempatan baik, mereka langsung beraksi," jelasnya. Pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi mata, seperti korban dan tukang parkir. (A-99/A-147)***
Mudah-mudahan makan sate nya,
Mudah-mudahan makan sate nya, bukan dari uang BOS juga,Pa!
Post new comment