Perangkat Pertandingan Disorot
JAKARTA, (PRLM).- Meskipun evaluasi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 belum selesai, namun secara umum, PT Liga Indonesia (Liga) menilai kendala yang paling krusial adalah mengenai perangkat pertandingan. Hal ini yang menjadi fokus evaluasi kompetisi musim ini.
Sekretaris Liga Tigor Shalom Boboy menuturkan, masalah perangkat pertandingan ini, khususnya wasit sebenarnya merupakan kendala dari tahun ke tahun. Khusus tahun ini, kata dia, Liga berusaha mencari solusi dengan bekerja sama dengan pihak Komite Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Sulit kalau mau selesaikan tuntas masalah wasit ini, karena kewenangan atas wasit ini bukan lagi sepenuhnya dibawah kami, maka kami harus bersinergi dengan komite wasit. Karena mereka yang tahu benar akar masalahnya mengenai wasit ini," katanya kepada wartawan di Palembang, akhir minggu lalu.
Terkait hal lainnya, Tigor mengaku sejauh ini semua masih berjalan seperti musim-musim sebelumnya, hanya saja yang berbeda di tahun ini masalah sponsor menjadi tambahan yang harus menjadi perhatian Liga.
Sementara itu, untuk kompetisi musim depan, Liga mengaku tetap akan membawa format liga dengan peserta 18 tim terbaik, dengan tetap berpatokam dengan yang ada saat ini. Kendati, nantinya akan ada penyesuaian dengan format operator kompetisi Indonesian Premier League (IPL) saat dibawa ke Komite Bersama (joint committee).
"Yang pasti kami maunya tidak ada perubahan dengan format 18 tim di musim depan, tetap berpatokan dengan yang ada sekarang. Itu yang tetap akan kita tawarkan ke Komite Bersama untuk membuat format kompetisi baru untuk musim yang akan datang. Paling yang disesuaikan siapa pesertanya. Tapi untuk kebijakan lain soal peserta tentu kita tunggu kongres," imbuh Tigor.
Mengenai waktu kompetisi musim depan yang tepat untuk dimulai, Tigor menilai hanya ada dua waktu yang tepat yakni Oktober atau Januari. "Saat ini kita masih berpatokan pada Oktober. Tapi kami juga masih menunggu kesiapan tim dan kabarnya mau ada penyeragaman jadwal kompetisi di seluruh Asia Tenggara. Kalau pun Oktober, kami masih pikir-pikir, karena nantinya hanya akan berjalan sebulan, lalu rehat karena pemain akan bermain di Piala AFF tahun depan," katanya menambahkan. (A-161/A-26).***
Post new comment