Wisatawan Eropa Alihkan Liburan ke Indonesia
YOGYAKARTA, (PRLM).- Wisatawan sejumlah negara di Eropa yang biasanya melancong dan berlibur ke Afrika Utara bisa mengalihkan tujuan wisata mereka ke Indonesia. Situasi Afrika Utara yang makin tidak stabil keamanannya menjadi alasan wisatawan Eropa berpaling ke negara lain.
Dubes Ri untuk Belgia, Belanda dan Luxemburg, Arif Havas menyatakan keamanan selalu menjadi pertimbangan wisatawan. Keamanan Indonesia jauh lebih baik dari Afrika Utara. Ini dijadikan pertimbangan wisatawan Eropa ke Indonesia.
“Kelas menengah Eropa besar kemungkinan memilih perjalananan wisata ke Indonesia daripada Afrika Utara saat ini,” ujar dia di Sekolah Pascasarjana UGM (15/7/12).
Selain tujuan wisatawa, dia memperkirakan arus investasi penguasaha Eropa ke Indonesia bisa meningkat jika keamanan sebagai barometer investasi. Selama ini investasi Uni Eropa di dunia mencapai 100 miliar, sebanyak 2 miliar dolar Euro ditanamkan di Indonesia. Investasinya dalam berbagai jenis produk dan jasa, yang melibatkan 1.000 perusahaan Uni Eropa dengan menyerap satu juta tenaga kerja.
Menurut dia krisis yang melanda sebagian Eropa, pengaruhnya terhadap ekonomi Indonesia tidak terlalu signifikan. Alasannya Uni Eropa bukan tujuan utama produk ekspor Indonesia.
Menurut dia volume perdagangan ekspor Indonesia ke Uni eropa mencapai hnya 240 juta dollar per tahun. Sejak krisis melanda sebagian negara Indonesia, pengaruhnya terhadap ekspor sekitar tiga persen.
Menurut dia Indonesia perlu menjajaki kerjasa non-ekonomi.Sasarannya kerjasama bidang strategis misalnya kerjasama mengatasi radikalisme. Sejumlah negara di Eropa, masyarakatnya dilanda radikalisme kanan, ini pe;uang Indonesia untuk menawarkan kerjasama terutama berbagi pengalaman dalam mengatasi berbagai gerakan radikal di tanah air. (A-84/A-108)***
Bagi wisman yang perlu rasa
Bagi wisman yang perlu rasa aman. Apa benar Indonesia bisa memberikan rasa aman. Lihatlah kegaduhan calo taksi/sopir taksi liar di bandara Soekarno Hatta yang bikin wisman ngeri. Lihat sopir taksi di bandara Minangkabau yang dengan pakayan kumal setiaap saat mendesak orang yang turun dari pesawat. Lihat asongan2 di semua tempat wisata, lihat sangarnya tukanag parkir/preman. Tertibkan semua itu, baru wisman akan datang dalam jumlah banyak. Bandingkan wisman ke Malaysia dan Vitnam, yang setiap hari datang dari segenap penjuru.
Post new comment