Kisah Aaron Collins Membuat Dunia Terenyuh

LUAR NEGERI

KENTUCKY, (PRLM).- Pemuda asal Kentucky, Aaron Collins (30) sudah meninggal sepekan lalu, tetapi semangat kedermawanannya tidak pupus.

Seperti dilaporkan CNN, Minggu (15/7/12), sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir pada 7 Juli 2012 lalu, Aaron meminta keluarganya untuk memberikan tip (uang persen) sebesar Rp 4,8 juta kepada pelayan kafe di mana pun keluarganya makan.

Wasiat ini pun dijalankan keluarga besar Collins. Mereka membuat laman khusus dan video yang mengisahkan wasiat terakhir Aaron tersebut. Hasilnya luar biasa, jutaan warga dunia terenyuh dengan kisah itu dan berdonasi untuk mewujudkan keinginan terakhir Aaron itu.

Kini jumlah dana yang terkumpul sekitar Rp 300 juta. Ini berarti keluarga Collins bisa memberikan tip kepada lebih dari 60 pelayan cafe. Satu orang setiap minggu selama lebih dari setahun. (A-133/A-108)***

Baca Juga

AS Tegaskan Komitmen Membela Korsel

LUAR NEGERI

SEOUL, (PRLM).- Amerika Serikat telah menerbangkan sejumlah jet tempurnya ke kawasasan Semenanjung Korea.

Utusan Khusus PBB untuk Suriah Akhiri Lawatan ke Iran

LUAR NEGERI

TEHERAN, (PRLM).- Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura hari Minggu (10/1) telah mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Teheran, dan menggambarkan pertemuan itu sebagai hal yang ‘’bermanfaat’’ menjelang perundingan perdamaian akhir bulan nanti.

Pakistan Pimpin Perundingan Perdamaian Afghanistan

LUAR NEGERI

ISLAMABAD, (PRLM).- Perundingan empat negara hari Senin (11/1/2016) di ibukota Pakistan merupakan yang pertama dari serangkaian perundingan yang direncanakan bulan ini untuk menentukan kembali peta jalan dan menciptakan kondisi untuk memulai kembali proses perdamaian Afghanistan.

Dugaan Serangan Perparah Krisis Imigrasi Uni Eropa

LUAR NEGERI

COLOGNE, (PRLM).- Krisis imigrasi Eropa memasuki babak baru setelah ada laporan bahwa serangan terhadap perempuan pada malam Tahun Baru di Cologne (Jerman) dan kota-kota lain dilakukan oleh kelompok-kelompok imigran.