Kisah Aaron Collins Membuat Dunia Terenyuh

LUAR NEGERI

KENTUCKY, (PRLM).- Pemuda asal Kentucky, Aaron Collins (30) sudah meninggal sepekan lalu, tetapi semangat kedermawanannya tidak pupus.

Seperti dilaporkan CNN, Minggu (15/7/12), sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir pada 7 Juli 2012 lalu, Aaron meminta keluarganya untuk memberikan tip (uang persen) sebesar Rp 4,8 juta kepada pelayan kafe di mana pun keluarganya makan.

Wasiat ini pun dijalankan keluarga besar Collins. Mereka membuat laman khusus dan video yang mengisahkan wasiat terakhir Aaron tersebut. Hasilnya luar biasa, jutaan warga dunia terenyuh dengan kisah itu dan berdonasi untuk mewujudkan keinginan terakhir Aaron itu.

Kini jumlah dana yang terkumpul sekitar Rp 300 juta. Ini berarti keluarga Collins bisa memberikan tip kepada lebih dari 60 pelayan cafe. Satu orang setiap minggu selama lebih dari setahun. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Mesir Tunda Putusan bagi Wartawan Al Jazeera

LUAR NEGERI

KAIRO, (PRLM).- Pengadilan Mesir menunda persidangan Kamis (30/7/2015) yang semula dijadwalkan untuk mengumumkan vonis pengadilan ulang terhadap tiga wartawan Al Jazeera yang dituduh mendukung partai Ikhwanul Muslimin yang dilarang di negara itu.

153 Warga Tiongkok Ikut Dibebaskan, Warga Myanmar Meradang

LUAR NEGERI

YANGON, (PRLM).- Menyikapi pembebasan ratusan tahanan asing, tak semua warga Myanmar senang dengan pembebasan tahanan tersebut. Pasalnya, pemerintah Myanmar juga membebaskan 153 warga Tiongkok yang melakukan pembalakan liar di kawasan Kachin.

Meski Kondisi Darurat Akibat Banjir, Muslim Rohingya Ditolak Mengungsi

LUAR NEGERI

YANGOON, (PRLM).- Presiden Myanmar Thein Sein mengumumkan keadaan darurat di empat wilayah setelah banjir menewaskan 27 orang menyusul hujan lebat selama beberapa pekan terakhir.

Benda Kedua yang Diduga MH370 Ditemukan di Pantai Pulau Reunion

LUAR NEGERI

SAINT DENIS, (PRLM).- Benda kedua yang diduga potongan pesawat Malaysia Airlines MH370 ditemukan di pantai Pulau Reunion, Samudra Hindia.

Beberapa kalangan meyakini barang yang ditemukan di bagian selatan Kota St Denis tersebut sebagai bagian dari pintu pesawat.